Breaking News:

Razia Gabungan Depan Kantor Dishub Batam Jaring 24 Kendaraan Berat

Razia gabungan di depan kantor Dishub Batam menjaring 24 kendaraan bertonase berat. Beragam pelanggaran pun ditemukan dalam razia itu.

TribunBatam.id/Dokumentasi Dishub Batam
Razia gabungan di depan kantor Dishub Batam, Selasa (8/2/2022). Sebanyak 24 unit kendaraan bermotor terjaring razia dalam kegiatan ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 24 unit kendaraan terjaring razia gabungan yang digelar di depan kantor Dishub Batam, Sukajadi, Batam Kota.

Tim gabungan yang terdiri dari Dishun Batam, TNI Angkatan Laut, Satlantas Polresta Barelang dan Samsat Kepri merazia kendaraan angkutan orang dan barang pada Selasa (8/2/2022).

Kepala Dishub Kota Batam, Salim, mengungkapkan, ada 24 kendaraan yang terjaring razia kala itu.

Kendaraan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dari 24 kendaraan, ada sekitar 3 kendaraan yang mati pajak.

Baca juga: Blue Fire Bar & Resto Batam Tutup Operasional, Manajemen Bantah Akibat Razia Satpol PP

Baca juga: Sejumlah Warga Tertangkap tak Pakai Masker saat Razia Prokes KKP Batam di Pelabuhan

Tim kemudian mengarahkan mereka untuk segera membayar pajak," ujar Salim.

Pelanggar lainnya, yakni sebanyak 15 pengendara ditemukan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Para pengendara itu pun memperoleh surat tilang dari kepolisian.

Secara keseluruhan, 24 kendaraan yang terjaring razia tidak lolos uji KIR karena ketinggian kendaraan ditambah.

Ada pula kendaraan yang menyalahi spesifikasi, seperti mobil dengan bak terbuka namun dijadikan bak tertutup, dan lain sebagainya.

Beberapa kendaraan yang terjaring razia saat itu berjenis mobil tangki, mobil pick up, mobil lori, dan mobil box.

Baca juga: Viral Razia Masker Libatkan TNI Polri Hingga Denda Rp 250 Ribu, Cek Faktanya!

Baca juga: Polisi Ditabrak Pengendara Motor Saat Razia Knalpot Brong, Sempat Terlempar dan Kakinya Patah

Pihak Dishub pun memberi waktu bagi kendaraan tersebut untuk menormalisasi kendaraan.

"Kalau saat waktunya jatuh tempo normalisasi, tidak dinormalisasi, maka kami akan lakukan tindakan pemotongan kendaraan dan tindakan lainnya," jelas Salim.

Menurutnya, kegiatan razia kendaraan ini berkaitan dengan pelaksanaan UU Nomor 22 Tahun 2008 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Hal ini agar ke depannya tidak ada kendaraan yang kelebihan muatan, panjang atau tinggi.

"Program Kemenhub, pada 2023, tidak ada lagi kendaraan yang menyalahi aturan," tambah Salim.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved