BATAM TERKINI
AJI Batam Sukses Gelar UKJ secara Hybrid, 18 Peserta Dinyatakan Kompeten
18 peserta UKJ AJI Batam dinyatakan kompeten setelah melewati ujian lewat skema hybrid. Metode ini pertama kali diterapkan AJI di Batam
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Angkatan 65, dari tanggal 12 Februari sampai 13 Februari 2022.
Berbeda dengan UKJ sebelumnya, kegiatan kali ini mengusung skema hybrid, yakni baik secara tatap muka dan zoom meeting.
Skema hybrid ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan dalam kegiatan UKJ yang digelar oleh AJI. Batam juga merupakan lokasi pertama yang menyelenggarakan metode ini.
Pada kesempatan itu, terdapat 18 jurnalis peserta UKJ dari Kepulauan Riau (Kepri).
UKJ ini digelar secara tatap muka di Hotel Aston Pelita, Batam, serta melalui zoom meeting.
Acara berjalan dengan lancar dan seluruh peserta telah lolos dan dinyatakan berkompeten.
Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Para peserta diwajibkan menjalani Swab PCR dua kali, baik sehari sebelum acara maupun di hari kedua acara.
Baca juga: Kapal Travel Bubble Pertama Batam 18 Februari, Ini Syarat untuk Wisman Singapura
Baca juga: Promo Februari 2022 Dari Best Western Panbil dan HARRIS Hotel Batam Center
Pada pelaksanaannya, seluruh peserta, penguji dan panitia juga diwajibkan selalu mengenakan masker dan tidak bepergian meninggalkan lokasi hotel.
Salah satu penguji, P. Hasudungan Sirait mengatakan, pelaksanaan UKJ di Batam kali ini menarik sekaligus istimewa.
Sebab menggunakan metode yang pertama kalinya dilaksanakan oleh AJI.
Metode hybrid ini diterapkan untuk menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 yang kian melonjak, khususnya di Batam.
"Pelaksanaan hari pertama cukup lancar, dalam artian, proses itu berjalan sesuai desain. Para peserta juga antusias sejak sesi pertama sampai sesi pamungkas, dari pagi sampai malam.
Ujiannya tentang penggalian wawasan dan pengalaman peserta sebagai jurnalis," jelas laki-laki yang akrab disapa Has ini.
Has pun mengapresiasi serta memberi selamat kepada 18 jurnalis peserta UKJ Batam yang telah dinyatakan lolos di berbagai tingkatan, baik tingkat Muda, Madya maupun Utama.
Ia berpesan, kelulusan dalam UKJ ini dipandang sebagai langkah awal bagi jurnalis untuk menyempurnakan keahliannya di bidang jurnalistik, sesuai dengan nilai-nilai kode etik jurnalistik dan kode perilaku AJI.
"Ujian yang sesungguhnya justru setelah UKJ ini. Bagaimana para jurnalis menjalankan pekerjaannya tanpa melanggar kode etik," ujar Has.
Di lokasi yang berbeda, melalui zoom meeting, Tenaga Ahli Dewan Pers, Marah Sakti Siregar, juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya UKJ yang diselenggarakan AJI kali ini.
Pihaknya memantau secara intens pelaksanaan UKJ hybrid ini sejak hari pertama hingga terakhir.
"Perhatian kami adalah pada kualitas pengujian. Melalui rapat, Dewan Pers menggarisbawahi, boleh menjalankan UKJ online, namun harus tetap menjaga kualitasnya sama seperti ujian tatap muka," tambah Marah.
Selama dua tahun di masa pandemi ini, AJI memang sudah merencanakan penyelenggaraan kegiatan UKJ.
Namun situasi Covid-19 yang belum juga surut menjadi halangan utama. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Pendidikan AJI, Edy Can.
Meski demikian, ia menilai kelancaran proses UKJ kali ini adalah suatu keberhasilan tersendiri.
Evaluasinya ialah, perlunya diperbaiki berbagai persoalan teknis menyangkut pelaksanaan ujian secara online, baik dari segi jaringan, keterampilan teknologi, hingga perbaikan sistem Learning Management System (LMS) yang digunakan AJI selama ini.
LMS AJI adalah laman web yang sering digunakan untuk kegiatan pelatihan dan acara AJI.
"Saya melihat memang banyak kekurangan, tapi saya lihat bahkan sistem LMS bisa tetap dioperasikan dalam waktu yang lama oleh semua jenis laptop," ujar Edy.
Sementara itu, Ketua AJI Batam, Slamet Widodo, mengaku bangga karena telah menjadi bagian dari pelopor era baru UKJ.
Pelaksanaan UKJ kali ini dinilai memberikan gambaran tentang sistem yang kemungkinan akan dijalankan pada ujian-ujian selanjutnya.
"Kalau pun ada kekurangan, bakal jadi bahan evaluasi untuk perbaikan-perbaikan ke depan di berbagai daerah lainnya," tutup Dodo. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1402peserta-ukj-aji-batam.jpg)