Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Tak Mau Terulang Lagi, Walikota Fokuskan Penanganan Banjir saat Musrenbang

Penanganan banjir Tanjungpinang jadi fokus Walikota saat membuka musrenbang tingkat kecamatan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/istimewa
Potret banjir yang terjadi di Tanjungpinang, Senin (27/9/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Penanganan banjir menjadi salah satu hal yang dibahas Walikota Tanjungpinang saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan ( Musrenbang) Kecamatan Tanjungpinang Barat, Jumat (18/2/2022).

Berlokasi di kedai kopi Santai Batam, Jalan Batu Hitam, Rahma menyebut jika penanganan banjir harus menjadi prioritas.

Sebab, masih banyak titik banjir yang masih belum teratasi seperti di Kampung Kolam dan Jalan Bhayangkara.

Pihaknya sudah mengupayakan penanganan banjir di wilayah tersebut pada tahun lalu, namun masih terkendala lahan yang masih dalam sengketa.

Seperti diketahui, banjir sempat menerjang sejumlah permukiman penduduk di ibu kota Kepri ini pada awal tahun dan akhir tahun 2021.

Baca juga: Negeri Jiran Malaysia Kebanjiran LAGI Buntut Hujan Deras Seharian

Baca juga: Natuna Getol Bangun Puskesmas, Bagian Janji Manis saat Musrenbang

"Ini masanya bapak ibu, selain menunggu realisasi penanganan besar, tentu ada yang perlu kita konsentrasi dulu. Pertama perbaikan drainase atau parit-parit," ucapnya.

Ia menambahkan jika Musrenbang dilaksanakan dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) kota Tanjungpinang tahun 2023.

Rahma menyampaikan, pelaksanaan musrenbang ini merupakan kelanjutan dari proses musrenbang kelurahan yang telah dilaksanakan pada Januari lalu.

Menurutnya, usulan yang disampaikan di musrenbang tingkat kecamatan telah diverifikasi baik administrasi maupun lapangan.

"Artinya musrenbang hari ini, sudah melewati verifikasi. Besar kemungkinan yang sudah kita sampaikan di kelurahan kemarin, mungkin bisa saja tidak disertakan hari ini, karena tentu lah sesuai dengan kebutuhan sejalan dengan kemampuan APBD," ujar Rahma.

Karena itu, harus dipahami mengingat kemampuan APBD pemko Tanjungpinang belum sampai di angka Rp1 triliun, melainkan masih sekitar Rp900 miliar.

"Artinya, harus diprioritaskan mana yang benar-benar yang perlu didahulukan," ucapnya.

Baca juga: Rapat Musrenbang di Anambas, Kelurahan Tarempa Usulkan 5 Program Prioritas Tahun 2023

Baca juga: Penanganan Banjir Jadi Fokus Musrenbang, Simak Cara Neko Mengatasinya

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang, Surjadi menyampaikan, musrenbang merupakan tahapan penyusunan RKPD kota Tanjungpinang 2023 mendatang.

Setelah musrenbang tingkat kecamatan, selanjutnya akan dilaksanakan di tingkat kota Tanjungpinang yang direncanakan dilaksanakan pada Maret mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved