Jumat, 24 April 2026

BATAM TERKINI

Cegah Banjir di Batam, Dinas Bina Marga Kerahkan Alat Berat Normalisasi Drainase

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Batam masih menurunkan alat berta untuk menormalisasi drainase yang ada. Tujuannya untuk mencegah banjir

Editor: Dewi Haryati
ISTIMEWA
Cegah Banjir di Batam, Dinas Bina Marga Kerahkan Alat Berat Normalisasi Drainase. Foto Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam mulai melakukan pekerjaan untuk normalisasi dan pelebaran drainase di Perumahan Harapan Indah Sekupang, beberapa waktu lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA) Kota Batam masih menurunkan berbagai alat berat untuk melakukan normalisasi drainase di sejumlah tempat.

Tujuannya tidak lain untuk mencegah banjir saat hujan deras turun. Alat berat tersebut berupa ekskavator dan amfibi.

“Drainase ini kami normalisasi, dilebarkan, dan dibuat tanggul di samping kanan kiri drainase,” ujar Kepala Dinas BM-SDA, Yumasnur, Sabtu (19/2/2022).

Diakuinya beberapa alat berat tersebut tersebar di berbagai kawasan Batam yang merupakan titik-titik banjir. Salah satunya di drainase perumahan Kartini Raya, Sekupang.

Drainase tersebut memiliki kondisi yang harus diberikan perhatian ekstra, karena dipengaruhi pasang air laut.

Saat musim penghujan tiba dan bersamaan juga terjadi pasang, maka air meluap dari drainase.

“Saat kondisi kemarau seperti sekarang ini, drainase nyaris penuh, solusinya itu kami lebarkan, sampai batas PL drainase tersebut,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan membersihkan hutan bakau dari bagian hilir drainase tersebut, agar dapat memperlancar jalannya air.

Baca juga: Banjir di Batam Rendam Sejumlah Ruas Jalan, Ini Harapan Pengendara ke Pemko

Baca juga: La Nina Diprediksi Berakhir Februari 2022, Pemko Mulai Urai 28 Titik Banjir di Batam

Lebih lanjut, alat berat juga bekerja di kawasan perumahan Kodim Batuaji untuk melakukan normalisasi. Tidak hanya itu saja, pihaknya juga membangun kolam retensi.

Kolam retensi merupakan kolam yang berfungsi untuk menampung air hujan sementara waktu dengan memberikan kesempatan untuk dapat meresap ke dalam tanah.

“Serta juga dibuat tanggul, untuk menghambat air meluap,” katanya.

Di samping persoalan sedimentasi yang ada di drainase, persoalan lainnya yang ditemui yaitu masih ada bangunan yang ada di pinggir drainase.

“Kami sudah koordinasi dengan BP Batam, bangunan yang melebihi batas lahan bisa mundur, rata-rata bangunan tersebut adalah rumah, dan rumah-rumah itu belum resmi,” ujar Yumasnur.

Saat ini, alat-alat berat Dinas BMSDA masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan normalisasi drainase. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved