LIGA ITALIA
Inter Milan Kalah vs Sassuolo, Simone Inzaghi: Saya Marah, Target Kita Scudetto Tapi Kok Begini
Inter Milan kalah 0-2 saat menjamu Sassuolo di San Siro, Pelatih Simone Inzaghi marah: Target kita meraih scudetto tapi kok Pendekatannya begini
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
MILAN, TRIBUNBATAM.id - Inter Milan secara mengejutkan dikalahkan Sassuolo di kandang pada pekan 26 Liga Italia 2021-2022, Minggu (20/2/2022).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter Milan yang sedang bersaing di papan atas dengan klub sekotanya AC Milan, takluk oleh dua gol tim tamu, Sassuolo.
Dua gol kemenangan Sassuolo diciptakan Giacomo Raspadori pada menit ke-8 dan Gianluca Scamacca (26').
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mengaku kecewa dan marah dengan kekalahan ini, karena terjadi di saat timnya punya peluang naik ke peringkat 1 klasemen Liga Italia.
Selain itu, Inter Milan juga mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 59 persen, namun gagal mencetak gol.
Inter Milan bahkan sudah melepaskan total 30 tembakan ke arah gawang Sassuolo namun nihil bersarang ke gawang Sassuolo yang dijaga Andrea Consigli.
Baca juga: Hasil Inter Milan vs Sassuolo, Giacomo Raspadori & Gianluca Scamacca Cetak Gol, Inter Milan Kalah
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Italia Setelah Inter Milan Kalah, Lazio Imbang, Immobile 19 Gol
Sialnya, gol Inter Milan yang dicetak Stefan De Vrij pada menit ke-90+4 dialuir wasit Francesco Fourneau.
Wasit membatalkan gol tersebut, karena bek Inter Milan, Milan Skriniar terbukti melakukan handsball sebelum terjadinya gol dalam tayanan Video Assistant Referee (VAR).
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengatakan dirinya sangat kecewa karena anak asuhnya terlalu banyak membuang peluang dan kehilangan konsenstrasi pada awal babak pertama.
"Saya sangat marah dengan cara bermain Inter Milan hari ini."
"Kami tahu Sassuolo pernah mengalahkan Juventus dan AC Milan musim ini."
"Mereka memainkan sepak bola hebat," kata Inzaghi dikutip dari Football Italia.
"Kami sudah melakukan segalanya di babak kedua."
"Kami sudah menciptakan banyak peluang. Namun, kami tidak beruntung," ujar Inzaghi.
Baca juga: Kevin Diks & Mees Hilgers Gagal ke Timnas, Shin Tae-yong Tau Mau Gantinya Asal-asalan
Baca juga: Jelang Persebaya vs Arema FC, Pesan Aremania ke Tim Singo Edan: HARUS MENANG, TITIK!
"Kami seharusnya melakukan pendekatan berbeda hari ini."
"Kami tidak boleh melakukan kesalahan serupa jika ingin meraih gelar juara Liga Italia musim ini," ucap mantan pelatih Lazio itu.
"Tidak biasanya kami kebobolan dua gol pada awal laga."
"Kami akan mencoba menganalisis apa yang terjadi hari ini," ujar Simone Inzaghi.
"Saya tidak cemas melihat catatan gol kami."
"Inter Milan masih menjadi tim yang paling produktif di Liga Italia musim ini," kata Simone Inzaghi.
"Saya yakin kami akan segera kembali mencetak banyak gol."
"Beberapa pemain terlihat lelah secara mental maupun fisik."
"Kami akan mencoba membuat pemain kembai fokus pekan ini," ujar Simone Inzaghi.
Baca juga: Jadwal Tayang MotoGP Qatar & Mandalika - Marc Marquez dan Quartararo Rival Berat Ducati
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Spanyol Setelah Barcelona Menang, Sevilla Imbang, Benzema 18 Gol
Simone Inzaghi menilai ada yang salam dalam pendekatan yang dilakukan pemainnya pada laga ini.
“Sebuah tim yang ingin memenangkan Scudetto tidak bisa melakukan pendekatan yang salah seperti yang kami lakukan hari ini,” katanya seperti dikutip dari Football Italia.
“Saya sangat marah dengan pendekatan tersebut, karena kami memiliki tiga hari sejak pertandingan hari Rabu."
"Kami berbicara tentang fakta bahwa Sassuolo mengalahkan Juventus dan AC Milan."
"Mereka memainkan sepakbola yang hebat dan kami harus waspada."
“Kami mencoba melakukan segalanya di babak kedua, menciptakan begitu banyak peluang dan tidak beruntung, tetapi faktanya kami harus memiliki pendekatan yang berbeda."
"Sassuolo memiliki kualitas teknis yang hebat, mereka lebih segar secara fisik dan itu terlihat."
“Kami akan menganalisis situasinya, kami tahu ada 13 pertandingan tersisa, kami semua di atas sana dan ingin terus maju," katanya.
Dalam enam pertandingan Serie A terakhir, Inter melakukan 110 tembakan ke gawang dan hanya mencetak enam kali, termasuk 30 percobaan tanpa gol hari ini.
Edin Dzeko dan Denzel Dumfries yang masuk setelah istirahat memberi dampak dengan meningkatkan intensitas mereka, tetapi terus menyia-nyiakan peluang.
"Saya akan dengan senang hati mengganti lebih dari dua pemain di babak pertama."
"Kami kehilangan beberapa organisasi kami, kami mencoba membukanya lagi, tetapi kami harus menganalisis apa yang salah hari ini."
"Ada pertandingan lain dalam empat hari, kami tahu bahwa kami bermain terus menerus dan harus lebih kuat dari absen, larangan, cedera, kemunduran, semuanya."
"Kami semua ada di sana dan akan melihat apa yang terjadi di akhir musim," kata saudara kandung mantan striker AC Milan Filipo Inzaghi ini.
Lautaro Martinez melanjutkan paceklik golnya dan melewatkan penjaga gawang mutlak dari jarak dekat malam ini.
“Saya tidak berpikir ada kecemasan, seorang juara yang hebat terbiasa dengan permainan ini."
"Saya pikir ada kekurangan dalam hal ketajaman, ada beberapa kelelahan, baik fisik maupun mental."
"Staf saya dan saya mencoba untuk memfokuskan para pemain minggu ini, tetapi kami kebobolan dua gol awal yang biasanya tidak kami izinkan."
“Kami tetap menjadi tim paling produktif di Serie A musim ini dan akan segera kembali mencetak gol."
"Ketika Anda seorang striker dan tidak mencetak gol, Anda hanya harus tetap tenang, gol akan datang,” kata pelatih berusia 45 tahun itu.
Hasil imbang melawan Sassuolo memperburuk tren tidak menang Inter Milan di Liga Italia dalam tiga pertandingan beruntun.
Salah satu faktor yang membuat Inter Milan kesulitan meraih kemenangan di Liga Italia akhir-akhir ini adalah buruknya penyelesaian akhir pemain.
Dikutip dari situs Football Italia, Inter Milan tercatat sudah melepaskan 110 tembakan ke arah gawang dalam enam laga terakhir Liga Italia.
Dari 110 tembakan itu, Inter Milan asuhan Simone Inzaghi hanya mampu mencetak enam gol.
Kekalahan dari Sassuolo membuat Inter Milan selaku juara bertahan Liga Italia gagal mengudeta rival sekota mereka, AC Milan, dari puncak klasemen.
Inter Milan kini masih terpaku di peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan koleksi 54 poin dari 25 laga.
Pasukan Simon Inzaghi untuk sementara tertinggal dua angka dari AC Milan yang sudah bermain 26 kali dan kini duduk di puncak klasemen.
Terdekat, Inter Milan dijadwalkan menghadapi Genoa pada laga pekan ke-27 Liga Italia, Sabtu (26/2/2022) dini hari WIB.
Simone Inzaghi 'sangat marah' dengan Inter setelah kekalahan kandang 2-0 dari Sassuolo. (tribunbatam.id/son)
.
.
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/simone-inzaghi-beri-instruksi-pada-pemainnya-saat-melawan-sassuolo.jpg)