CORONA KEPRI
Waduh, Banyak Guru Kena Covid-19 di Tanjungpinang Dari Hasil Tracing, Langkah Disdik?
Sekretaris Disdik Tanjungpinang Saparilis sebut, dari hasil tracing hampir di setiap sekolah SD dan SMP di Tanjungpinang ada guru yang positif covid19
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus covid-19 yang belum mereda membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang melakukan tracing di setiap sekolah, baik itu Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Hasilnya, ditemukan hampir setiap sekolah terdapat guru yang terkonfirmasi positif covid-19.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang, Saparilis mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan sejumlah pejabat dari Disdik termasuk pengawas dan juga bekerja sama dengan Dinkes untuk melakukan pemeriksaan terhadap guru terkait kemungkinan terpapar covid-19.
"Rata-rata guru di setiap sekolah ada 2 sampai 3 orang yang positif, sehingga ini yang sekarang menjadi kendala pembelajaran tatap muka di sekolah,” ucap Saparilis, Kamis (3/3/2022).
Ia melanjutkan, berdasarkan aturan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, saat ini di Tanjungpinang masih bisa dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Namun dengan kondisi perkembangan kasus pandemi covid-19 saat ini, tentu harus dilakukan pembahasan lebih lanjut.
“Memang saat ini tracing masih kita lakukan kepada guru di setiap sekolah,” sebutnya.
Pihaknya juga belum mengetahui pasti berapa jumlah setiap sekolah yang ditemukan guru terpapar Covid-19. Namun ia mengatakan, saat ini di setiap sekolah yang dilakukan tracing terdapat 5-7 orang positif Covid-19.
Baca juga: HARI Ini, Kamis 3 Maret 2022, Seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Kepri Harus Divaksin Covid-19
Baca juga: 412 Warga Kepri Kena Covid-19, Semua Wilayah Sumbang Kasus Baru, Batam Terbanyak
Saparilis menuturkan, guru yang positif Covid-19 ini dipicu karena lingkungannya, atau keluarganya yang baru saja tiba dari luar daerah.
“Makanya sekarang semua sekolah kita tracing, dari hasil itu nanti baru kita keluarkan surat edaran. Apakah nanti tetap tatap muka atau juga daringnya berlanjut,” tuturnya.
Menyangkut para guru yang terpapar Covid-19, untuk saat ini tidak diperbolehkan beraktivitas di sekolah, dan sementara waktu para guru harus mengajar dari rumah.
“Mudah - mudahan ini segera berlalu, karena sekarang masanya tidak seperti dulu ya. Kita lihat nanti kalau masanya sudah berakhir baru kita kondisikan. Jika memungkinkan tatap muka terbatas akan segera kita suratkan,” pungkasnya.
Angka Kasus Mulai Turun
Sebelumnya diberitakan, selama dua hari kasus pasien terkonfirmasi sedikit menurun dari hari sebelumnya.
Tercatat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua hari sebanyak 177 pasien, Kamis (3/3/2022).
Diketahui dalam satu hari saja kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang bisa mencapai ratusan, sedangkan dalam kurun waktu dua hari ini tambahan kasus Covid-19 diangka 85 kasus dan 92 kasus selama dua hari.
Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh atau telah selesai menjalani isolasi sebanyak 126 orang selama dua hari.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang menyampaikan kasus Covid-19 yang sedang berkembang saat ini adalah varian omicorn yang jauh lebih cepat menular dibanding varian lainnya.
“Kasus yang saat ini meningkat pesat dapat dipastikan karena varian omicorn,” ucap Efliani Sandri, Kamis (3/3/2022).
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid PP), Handono mengakui selama Februari 2022 kemarin memang terjadi lonjakan kasus yang begitu tinggi.
“Januari 2022 kemarin kita hanya 14 kasus aktif, kemudian di Februari 2022 ada sekitar 867 kasus,” sebut Handono.
Handono pun menjelaskan bahwa varian omicorn ini tidak begitu tinggi total kasus meninggal.
“Angka kematian omicorn kecil, selama Februari ada 2 pasien dan 3 orang sisanya juga kemungkinan akibat varian omicorn,” tuturnya.
Adapun saat ini total keseluruhan pasien aktif di Kota Tanjungpinang sebanyak 928 orang, 40 orang berada di RS Rujukan, 4 orang di Mes Bhayangkara, 37 orang di isolasi terpadu, dan 847 orang menjalani isolasi mandiri. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0303sektetaris-disdik-tanjungpinang-saparilis.jpg)