Breaking News:

NATUNA TERKINI

Perdana, Kejari Natuna Luncurkan Kampung Perdamaian Adhyaksa di Desa Sepempang

Bupati Natuna Wan Siswandi meresmikan Kambong Perdamaian Adhyaksa Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng Desa Sepempang, Senin (14/3) pagi. Ini tujuannya

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Bupati Natuna Wan Siswandi bersama Kepala Kejari Natuna Imam Sidabutar saat meresmikan Kambong Perdamaian Adhyaksa Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng Desa Sepempang di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, pada Senin (14/3/2022) pagi 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna membentuk Kampung Perdamaian Adhyaksa. Lokasinya berada di Desa Sepempang.

Keberadaan kampung ini nantinya bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait Restoratif Justice (RJ).

Peresmian kampung yang diberinama 'Kambong Perdamaian Adhyaksa Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng Desa Sepempang' itu dilakukan pada Senin (14/3/2022) pagi oleh Bupati Natuna Wan Siswandi.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Natuna, Imam MS Sidabutar menjelaskan, restorasi justice adalah keadilan yang sesuai dengan masa keadilan masyarakat.

Menurutnya, konsep pendekatan RJ tersebut merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.

"Artinya perkara ringan yang bisa diselesaikan akan diupayakan perdamaiannya agar tidak masuk ke ranah hukum, seperti pencurian kurang dari Rp 2,5 juta, perkelahian. Apabila ada perdamaian, hal ini tidak dilanjutkan ke proses hukum. Kemudian akan diminta untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut," kata Imam.

Imam menjelaskan akan ada 10 orang yang ditunjuk dari tokoh masyarakat, alim ulama, LAM bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan seperti disebutkan di atas.

"Semoga hal ini berjalan dengan baik ke depannya," harapnya.

Baca juga: Kapal Pakai Jaring Berkantong Tertangkap Langgar Aturan, KKP Diminta Perketat Pengawasan Laut Natuna

Baca juga: Nelayan Natuna Resah, KKP Jelaskan Perbedaan Jaring Tarik Berkantong dan Cantrang

Ia juga menjelaskan bahwa Kambong Perdamaian Adhyaksa Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng Desa Sepempang diresmikan sesuai dengan petunjuk dari Kejagung RI dalam rangka restorasi justice.

Sementara di lokasi sama Bupati Natuna, Wan Siswandi mengucapkan terima kasih kepada Kejari Natuna dan juga Kejagung RI atas dibentuknya Kambong Perdamaian Adhyaksa Datuk Kaya Wan Muhammad Benteng Desa Sepempang.

Ia berharap ke depannya permasalahan ringan yang terjadi di tengah masyarakat bisa diselesaikan secara musyawarah melalui Kambong Perdamaian Adhyaksa ini.

"Saya berharap, dengan adanya Kambong Adhyaksa segala persoalan hukum yang ringan dapat diselesaikan di tingkat desa," kata Wan Siswandi.

Dalam kesempatan tersebut, Wan Siswandi menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Kepala Desa Sepempang. Ia sering menyelesaikan permasalahan hukum ringan di tingkat desa.

"Ahamdulillah, sekarang pihak desa telah didampingi oleh Kejaksaan dengan membentuk tim berisikan 10 orang, untuk menangani kasus-kasus ringan di desa dengan cara perdamaian," ujarnya.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua II Ketua DPRD Natuna Jarmin Sidik, Sekretaris Daerah Boy Wijanarko Varianto, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Aris Munandar dan masyarakat.

(*/Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved