Breaking News:

Ibu dan Anak Gadisnya Jadi Korban Penyekapan 3 Pria Karena Masalah Hutang

Para pelaku masuk dengan cara membobol pintu rumah korban yang berada di Kampung Bongkor, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Editor: Eko Setiawan
TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari
Mahasiswi bernama Rifda Abidah (19) dan ibunya Solihati Nurzanah (42) menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan tiga orang di Garut, Jawa Barat. 

Putrinya tersebut malah menghampirinya dengan cara menendang pelaku dan berusaha menyelamatkan ibunya.

Setelah itu keduanya berhasil dibekap pelaku dan terjadi penyiksaan demi penyiksaan.

Ia menuturkan pelaku tidak henti-hentinya menganiaya anaknya dengan tendangan dan pukulan.

"Malahan anak saya itu kepalanya dibenturkan ke lemari," ucapnya.

Selang beberapa saat akhirnya perlakuan kasar tersebut mereda, Solihati saat itu mencoba untuk berpikir jernih dengan mencoba negoisasi dengan para pelaku.

Pelaku kemudian berhasil diajak diskusi, ia pun menyuruh anaknya untuk keluar memanggil saudaranya dengan alasan akan membawa uang yang pelaku inginkan.

Anaknya itu pun berhasil keluar.

"Dalam hati saya bilang, Bit kamu keluar dan cepat minta pertolongan," ucapnya.

Anaknya itu ternyata berangkat ke Polsek Samarang untuk meminta pertolongan.

Polisi yang melihat kondisi Rifda dalam keadaan babak belur langsung meluncur menuju lokasi.

Selang beberapa saat akhirnya polisi datang, pelaku menurutnya seketika lemas saat mengetahui yang datang tersebut adalah anggota kepolisian.

Solihati mengira yang akan datang itu masyarakat atau tetangga tapi ternyata anggota kepolisian.

"Polisi datang saat itu, berpakaian preman, saya kira bukan polisi," ucapnya.

Setelah mengetahui yang datang tersebut adalah anggota kepolisian dari Polsek Samarang, ia akhirnya merasa lega.

Pelaku pun akhirnya berhasil diamankan. (tribunjabar.id/ Sidqi Al Ghifari)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Mahasiswi dan Ibunya Disekap Hingga Dianiaya Tiga Pria di Garut, Dipicu Masalah Utang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved