Selasa, 5 Mei 2026

BATAM TERKINI

Jalan Penghubung Kampung Tua Dapur 12 Batam Terancam Ambruk, Sudah Terjadi Menahun

Jalan penghubung menuju Kampung Tua Dapur 12 Batam yang rusak, juga menjadi jalan penghubung 2 kaveling di Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung

Tayang:
TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
Kondisi jalan menuju Kampug Tua Dapur 12 Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (25/3/2022). Jalan ini juga menghubungkan dua kaveling. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jalan penghubung dua kaveling di Dapur 12, Kota Batam kondisinya memprihatinkan.

Warga pun khawatir jika jalan utama warga untuk beraktivitas tidak bisa dilewati.

Jalan ini merupakan akses penghubung warga Kaveling Kamboja dan Kaveling Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

Kini kondisinya diketahui turun sekitar 15 centimeter.

Kondisi jalan yang hampir putus diperparah dengan tingginya aktifitas kendaraan perusahaan yang bermuatan berat yang melintas setiap hari.

Kondisi jalan tersebut dikhawatirkan bisa semakin parah jika tidak secepatnya diperbaiki.

Sementara jalan tersebut merupakan akses utama warga Kaveling Melati dan juga warga Kampung Tua Dapur 12 saat hendak pulang ke rumah mereka.

Baca juga: KECELAKAAN KERJA DI BATAM - Seorang Pria Ditemukan Tewas di Area Dock Galangan Kapal Dapur 12

Baca juga: FAKTA Baru Penemuan Mayat di Dapur 12 Batam, Hasil Visum Murni Laka Tunggal

Warga Kaveling Melati Saptono mengatakan, kondisi jalan rusak di dapur 12 tersebut sudah lama terjadi.

"Ini sudah bertahun-tahun, namun kalau untuk jalan yang hampir terputus baru tahun ini," sebut pria yang juga Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sagulung ini, Jumat (25/3/2022).

Dia menceritakan kondisi jalan tersebut rusak karena kendaraan perusahaan bermuatan berat sering melintas dari lokasi.

Bukan hanya itu kendaraan truk pengangkut tanah yang melakukan penimbunan lahan di wilayah Dapur 12 cukup tinggi.

Selama ini kata Saptono, pihaknya bersama perangkat RT/RW sudah sering mengajukan perbaikan jalan tersebut melalui Musrenbang, namun hingga kini belum juga terealisasi.

"Harapan kami jalan ini diperbaiki, karena jalan ini akses satu-satunya yang dilalui masyarakat Kaveling Melati dan Kampung Tua Dapur 12," kata Saptono.

Selain aktivitas masyarakat, anak sekolah juga yang melintas sangat ramai, karena di Kaveling melati ada sekolah SMKN khusus farmasi.

Baca juga: Warga Batam Temukan Mayat Pria di Rawa Tepi Jalan Dapur 12 Sagulung

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tinggal Kerangka di Hutan Dapur 12, Keluarga Sempat Cari Keberadaan Nenek Alfiah

"Jadi jalan ini cukup ramai setiap hari,"kata Saptono.

Sementara Kepala Dinas Bima Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Yumasnur yang dikonfirmasi TribunBatam.id, mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi tersebut dan anggotanya sudah turun.

"Nanti kami bahas dulu ya dengan tim. Nanti akan kami anggarkan," sebutnya.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved