Breaking News:

BP BATAM

BP Batam Catat 173 Proyek Baru Diinvestasikan Awal 2022, Buka Peluang Energi Terbarukan

Badan Pengusahaan (BP) Batam mengungkap investasi asing di Batam hingga awal 2022. BP Batam juga membuka peluang sektor energi baru terbarukan.

Ist
Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi. BP Batam BP Batam mencatat 173 proyek baru diinvestasikan pada awal 2022. Foto Kepala BP Batam meninjau progres pembangunan Taman Kolam Sekupang, pada Senin (31/01/2022) sore. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam masih menjadi salah satu kota tujuan investasi, baik bagi penanam modal asing (PMA) maupun penanam modal dalam negeri (PMDN).

Badan Pengusahaan (BP) Batam mengungkap investasi asing tercatat mengalami kenaikan sampai 122,8 persen pada triwulan I 2021 secara year on year (yoy).

Nilainya meningkat di angka USD 171 juta pada tahun 2021, dari hanya USD 76 juta di tahun 2020.

Di awal tahun 2022 sendiri, berbagai proyek investasi pun sudah mulai masuk ke Batam. Berdasarkan data Nomor Induk Berusaha (NIB) yang tercatat dalam sistem Badan Pengusahaan (BP) Batam, terdapat 173 proyek yang terdaftar dari bulan Januari sampai Februari 2022.

Dari total proyek tersebut, sebanyak 8 proyek di antaranya merupakan PMA dengan nilai investasi mencapai Rp 143.083.485.332.

Baca juga: Delegasi Korea untuk ASEAN Datangi BP Batam, Tindaklanjuti Kerja sama Infrastruktur

Baca juga: Ketua KPK Datangi BP Batam, Sebut Badan Pimpinan Muhammad Rudi Punya Posisi Strategis

Sedangkan PMDN tercatat sebanyak 165 proyek dengan nilai investasi Rp 5.352.507.199.817.

"Melihat tren yang terus berkembang ini, pertumbuhan investasi khususnya PMA harus dijaga dan ditingkatkan, mengingat pelaku usaha dari beberapa negara Eropa semakin mengukuhkan posisinya sebagai PMA di Kota Batam," ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Beberapa tahun lalu, sejumlah negara Eropa menempati urutan teratas sebagai PMA yang banyak menanamkan modalnya di Batam, seperti Luxembourg, Jerman dan Swiss.

PMA ini berinvestasi di berbagai proyek pembangunan Kota Batam, khususnya energi dan manufaktur.

Tahun ini, PMA banyak tercatat di bidang reparasi, properti dan perdagangan, sementara PMDN bergerak di bidang perdagangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved