Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

250 Mubaligh Ikuti Pelatihan, Pemko Tanjungpinang Ingatkan Durasi Ceramah saat Ramadan

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengingatkan kepada 250 mubaligh & mubalighah tentang lamanya waktu ceramah saat Ramadan 1443 H.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Pemko Tanjungpinang
Asisten I Pemko Tanjungpinang, Tamrin Dahlan saat membuka pelatihan mubaligh dan mubalighah, Rabu (30/3/2022). Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan durasi ceramah saat Ramadan sesuai anjuran FKM. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menggelar pelatihan bagi mubaligh dan mubalighah.

Pelatihan yang diikuti 250 peserta ini, digelar jelang masuknya bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.

Asisten I, Tamrin Dahlan mengatakan, mubaligh dan mubalighah memiliki peran penting untuk menyampaikan dakwah kepada masyarakat.

Dakwah pada hakikatnya upaya sadar untuk mempengaruhi dan mengajak orang lain atau kelompok tertentu agar mau mengikuti jalan kebenaran.

Dalam konteks dakwah Islamiyah yang dimaksud jalan kebenaran yaitu agama Islam.

"Mubaligh dan mubalighah berfungsi meluruskan akidah umat, memotivasi umat untuk beribadah dengan baik dan benar amar ma'ruf nahi mungkar," ujar Dahlan, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Majelis Hakim Tunda Sidang Perdana Habib Bahar Bin Smith, Bakal Digelar saat Ramadan

Baca juga: Poster Ramadan Lengkap dengan Ucapan Selamat dan Link Twibbon Marhaban Ya Ramadhan 2022

Dahlan juga berpesan kepada penceramah untuk mengukuti anjuran Forum Komunikasi Mubaligh dan Mubalighah (FKM) mengenai lama waktu ceramah agama antara 10 hingga 12 menit.

Oleh karena itu, ia berharap agar para penceramah bisa menggunakan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya.

Ia berharap kepada seluruh mubaligh dan mubalighah agar mengikuti kegiatan dengan baik, agar bisa menjadi mubaligh mubalighah yang berkualitas.

Sehingga nantinya dapat mengisi ceramah di masjid-masjid saat bulan suci ramadan yang tidak lama lagi akan menyongsong.

Selain itu, ia juga mengajak oranganisasi Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Komunikasi Mubaligh (FKM), Dewan Mesjid Indonesia (DMI) dan lain-lain untuk terus bersinergi dengan satu tujuan.

Yaitu meluruskan dan memperbanyak umat menjalankan ajaran Islam secara istiqomah atau konsisten.

Adapun kegiatan pelatihan mubaligh dan mubalighah dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 29-30 Maret 2022.

Baca juga: Bupati Lingga Ingin Mubaligh Jadi Benteng di Jalan Dakwah Buat Masyarakat

Baca juga: Baznas Salurkan Rp 1 Miliar Bagi Warga Kurang Mampu hingga Mubaligh

Sedangkan narasumber berasal dari dalam daerah diantaranya kemenag Tanjungpinang, MUI, FKM dan DMI.

Pelatihan ini bertujuan untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Kemudian meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antar sesama mubaligh dan mubalighah sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Tujuan lainnya yakni menambah wawasan dan pengetahuan kepada mubaligh dan mubalighah dalam memberikan dakwah dan tausyiah kepada masyarakat secara efektif dan efisien.(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Tanjungpinang

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved