Breaking News:

Menteri dan Politisi Paling Tidak Bisa Dipercaya, Ini 10 Profesi Paling Bisa Dipercaya di Dunia

Politisi dan menteri menjadi profesi atau pekerjaan dengan tingkat kepercayaan terendah berdasarkan survei lembaga riset pasar dunia dan opini lpos

Unsplash.com
Ilustrasi - Menteri dan Politisi Paling Tidak Bisa Dipercaya, Ini 10 Profesi Paling Bisa Dipercaya di Dunia 

TRIBUNBATAM.id - Politisi menjadi profesi dengan nilai kepercayaan terendah, yaitu 10 persen.

Sedangkan menteri pemerintah mendapat nilai kepercayaan 14 persen atau paling rendah kedua, disusul eksekutif periklanan 15 persen, pemimpin bisnis 23 persen, serta bankir dan jurnalis 23 persen.

Laporan ini berdasarkan hasil survei lpsos, sebuah lembaga riset pasar dunia dan opini publik.

Dalam laporan Indeks Kepercayaan Global 2021, lpos mengatakan profesi dokter menjadi profesi paling dipercaya.

Sementara banyak posisi profesi hampir tidak bergeser selama beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, walau skor untuk menteri dan politisi serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi tingkat ketidakpercayaan terhadap profesi ini agak menurun.

Baca juga: Viral Ucapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ikan Busuk Dari Kepala Politisi Sebut Ada Kejujran

Baca juga: Elite PAN ke Jokowi: Bapak Dikelilingi Staf Tidak Kompeten, Oligarki Rakus, Politisi Korup

Antara 2019 dan 2021, proporsi yang melihat politisi tidak dapat dipercaya di 22 negara telah turun empat poin dari 66 persen menjadi 62 persen.

Adapun ketidakpercayaan terhadap menteri pemerintah turun lima poin persentase (dari 58 persen menjadi 53 persen).

Eksekutif periklanan juga telah melihat perubahan. Pada 2019, hampir setengahnya menganggap mereka tidak dapat dipercaya 45 persen, tetapi sekarang angka itu mencapai 39 persen.

Profesi paling dipercaya

Selain dokter, profesi lain yang paling dapat dipercaya adalah ilmuwan, guru, warga biasa dan tentara.

Berikut 10 profesi paling dapat dipercaya di dunia, berdasarkan laporan Ipsos:

- Dokter 64 persen

- Ilmuwan 61 persen

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved