Breaking News:

Besok, Kanwil Kemenag Kepri Pantau Hilal Awal Ramadhan 2022 di Pantai Setumu Tanjungpinang

Untuk pengamatan hilal awal Ramadhan di Kepri, akan dilakukan pada 1 April 2022 di Pantai Tanjung Setumu, Dompak, Kota Tanjungpinang.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNNEWS / DANY PERMANA
Besok, Kanwil Kemenag Kepri Pantau Hilal Awal Ramadhan 2022 di Pantai Setumu Tanjungpinang. Foto ilustrasi pantau hilal awal Ramadhan 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadhan 1443 Hijriah secara hybrid, pada Jumat, 1 April 2022 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1443 Hijriah.

Hal itu pun akan dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Untuk pengamatan hilal awal Ramadhan di Kepri, akan dilakukan pada 1 April 2022 di Pantai Tanjung Setumu, Dompak, Kota Tanjungpinang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Kepri, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Masyarakat (Bimas), Edi Batara, Kamis (31/3/2022).

Lebih lanjut, pihaknya juga belum menerima aturan mengenai ibadah pada bulan Ramadhan tahun ini dari pusat.

"Sampai saat ini, kita belum menerima surat dari Kemenag terkait adanya aturan ibadah dalam bulan Ramadhan," ucapnya.

Terkait aturan tempat ibadah, Kemenag masih berpedoman pada Surat edaran (SE) nomor 4 tahun 2022 tentang tempat ibadah masa pandemi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2, dan 1 disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

Selanjutnya, tentang PPKM level 3, level 2, dan 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Corona virus di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, dan penerapan protokol kesehatan 5M.

Baca juga: Jam Operasional THM di Batam Selama Ramadhan 2022 Dibatasi hingga Pukul 01.00 WIB

Baca juga: Sidang Isbat 2022: Jadwal Penetapan 1 Ramadhan 1443 H, Tahapan & Link Live Streaming

Dalam ketentuan isi SE tersebut, untuk tempat ibadah yang berada di kabupaten/kota di wilayah Jawa dan Bali sebagai berikut:

1. Dengan kriteria Level 3,dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/kolektifselama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 50 persen dari kapasitas, dan paling banyak 50 orang jemaah dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;

2. Dengan kriteria Level 2, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 75 persen dari kapasitas dan paling banyak 75 orang jemaah dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat; dan

3. Dengan kriteria Level 1, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 75 persen dari kapasitas dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kemudian untuk tempat ibadah yang berada di kabupaten/kota di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua sebagai berikut:

1. Dengan kriteria Level 3, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/ keagamaan berjamaah/kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 50 persen dari kapasitas dan paling banyak 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;

2. Dengan kriteria Level 2, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/ kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 75 persen dari
kapasitas dan paling banyak 75 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih
ketat; dan

3. Dengan kriteria Level 1, dapat mengadakan kegiatan peribadatan/ keagamaan berjamaah/ kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jemaah paling banyak 75 persen dari
kapasitas dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved