Breaking News:

Gernas Bangga Buatan Indonesia, UKM Kepri Siap Tembus Pasar Lokal dan Internasional

Provinsi Kepulauan Riau ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) di bulan ini

Penulis: | Editor: Agus Tri Harsanto
Sc
Provinsi Kepulauan Riau ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) di bulan ini 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Provinsi Kepulauan Riau ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) di bulan ini (Maret 2022), dengan movement manager Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dan Key Opinion Leader adalah Gubernur Kepulauan Riau.

Setidaknya terdapat 3 tujuan utama penyelenggaraan GBBI ini yaitu peningkatan UKM atau artisan masuk ke ekosistem digital (onboarding) UMKM, peningkatan transaksi penjualan UMKM (omzet) dan pendampingan dalam memulai dan mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui business coaching.

Dalam rangka mendukung program GBBI, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta instansi dan lembaga terkait lainnya di daerah mensinergikan event tahunan Gebyar Melayu Pesisir (GMP) menjadi bagian dari puncak kegiatan GBBI di bulan Maret 2022 ini.

Penyelenggaraan GMP ini merupakan tahun kedua sejak diluncurkan pada bulan Maret 2021 dan Agustus 2021.

Sejak awal tahun 2022, sinergi instansi tersebut melaksanakan onboarding UMKM dengan melatih pemasaran di kanal-kanal digital meliputi media sosial seperti WA bisnis, google bisnis, Instagram dan platform perdagangan digital (e-commerce).

Setelah itu, juga telah dilaksanakannya kegiatan business matching, meliputi business matching pembiayaan dengan melibatkan OJK, perbankan dan pegadaian, serta business matching perdagangan dan ekspor yang melibatkan potensial buyer dari beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Kegiatan ini sekaligus merupakan rangkaian dari kegiatan GMP, GBBI dan sekaligus juga bentuk dukungan terhadap Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI) tahun 2022.

Sebagai informasi, pemerintah pada tahun 2024 telah menargetkan sebanyak 30 juta UMKM berhasil onboarding atau masuk ke platform digital.

Sampai dengan tahun 2021, UMKM yang telah berhasil onboarding mencapai 16 juta UMKM. Untuk mencapai target tersebut tentunya masih diperlukan dukungan dan kerja keras dari seluruh pihak.

"Dengan adanya GBBI ini, diharapkan akan menimbulkan kecintaan pada produk lokal. Dan dengan sinergi yang baik dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan dapat mendukung UKM Kepri agar bisa semakin luas menuju pasar yang baru. Hal ini sejalan dengan Expanding To The New Market," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo. Rabu (30/3/2022).

Dengan begitu, sambungnya, UKM Kepri diharapkan dapat menembus dan memproduksi produk unggulan hingga menghantarkan Indonesia ke internasional sesuai dengan tema G20 yaitu Recover Together Recover Stronger.

Ia optimis, UKM Kepri akan terus memiliki daya saing yang kuat mengingat letak geografis Kepulauan Riau yang sangat strategis yang dianggap menjadi peluang bagi Indonesia untuk menembus pasar global.

Terlebih, pintu internasional akan kembali dibuka pada tanggal 1 April 2022 mendatang. Tentu angin segar tersebut, akan memberikan dampak positif bagi UKM Kepri dalam menembus dan memperluas pasarnya baik lokal hingga mancanegara. (reb)
(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved