Breaking News:

Kronologi Pembunuhan Sopir Angkot di Batam, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto sebut motif pelaku membunuh korban yang bekerja sopir angkot karena merasa tersinggung

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat menginterogasi pelaku usai konferensi pers 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang sopir angkot di Batam, pada Senin (28/3/2022) lalu.

Korban bernama Jefri sedangkan pelaku, Holmes. Pelaku berprofesi sama dengan korban.

Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nugroho Tri Nuryanto, menjelaskan bahwa motif pelaku membunuh korban karena merasa tersinggung dikatai kotor.

“Pelaku merasa sakit hati terhadap korban. Pelaku merasa tersinggung dikatai kata-kata kotor oleh si korban,” sebut Nugroho, Kamis (31/3/2022).

Dikatakannya, sebelum membunuh Jefri, keduanya sempat minum-minuman keras jenis tuak di salah satu warung di Bengkong.

Karena sudah sama-sama mabuk, korban sempat mengeluarkan kata- kata kotor kepada pelaku.

Sehingga terjadilah cekcok mulut antara korban dan pelaku.

Pelaku merasa tidak dihargai oleh korban, sehingga selang beberapa menit pelaku kemudian pergi dan menunggu di jalan yang sering dilewati korban.

Baca juga: Pembunuhan di Batam - Holmes Mabuk Tuak Sebelum Tikam Jefri

Baca juga: PEMBUNUHAN DI BATAM - Pelaku Pembunuhan di Batam Ditangkap, Ternyata Profesi Sama dengan Korban

Pada saat korban lewat, pelaku langsung memukuli korban di bagian muka, hingga berujung penikaman terhadap korban di bagian leher menggunakan gunting.

“Pelaku memang punya niat untuk membunuh korban. Karena gunting yang digunakan sudah diletak di dasbor mobil pelaku, yang terparkir tidak jauh dari lokasi pembunuhan," ungkap Nugroho.

Nugroho mengaku, saat ditangkap pelaku dalam kondisi mabuk. Dari mulutnya masih tercium bau minuman beralkohol.

Lanjutnya, usai menikam korban, pelaku kemudian bersembunyi di ruko kosong di wilayah Sarmen, Bengkong Laut.

Pelaku ditangkap oleh polisi dari Polresta Barelang dibantu Polsek Bengkong kurang dari dua jam setelah kejadian.

Masih kata Nugroho, pelaku dan korban merupakan teman nongkrong yang berprofesi sama yakni sopir angkutan kota (angkot) jenis carry.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved