Breaking News:

PARIWISATA KEPRI AMAN

Kadispar Apresiasi Wisatawan Singapura Masuk Kepri Tanpa PCR, Kembangkan Semua Potensi

Kadispar Kepri optimistis Provinsi Kepulauan Riau jadi masa depan pariwisata Indonesia dengan segala potensinya yang ada.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Dispar Kepri
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri (Kadispar Kepri) Buralimar menyambut baik rencana pemerintah pusat mengizinkan wisatawan Singapura masuk Kepri tanpa PCR. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kadispar Kepri), Buralimar menyambut baik kebijakan wisatawan Singapura masuk Kepri tanpa PCR.

Ia mengarahkan untuk tetap mengikuti kebijakan pusat.

Selain menguatkan promosi berlibur #diindonesiasaja dan #berwisatadiindonesiasaja, ada beberapa permintaan kebijakan khusus yang disebabkan beberapa alasan.

Buralimar menyebutkan, segala upaya yang telah dilakukan itu karena Kepri tidak hanya punya budaya, alam dan juga kerap menggelar event kreativitas/buatan seperti event sport tourism yang mendunia di Bintan dan Batam.

Penegasan wisatawan Singapura masuk Kepri tanpa PCR disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, setelah melakukan kunjungan ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Jakarta, Selasa (5/4).

Ansar mengungkapkan, meski telah dibebaskan tes PCR, para wisman Singapura tetap harus menjalani tes Antigen di pintu masuk pelabuhan internasional di Kepri.

Baca juga: Wagub Sumbar Jajaki Kerjasama Pariwisata dengan Kepri, Susun Paket Wisata Bersama

Baca juga: Cara Mengurus Sertifikat Halal untuk UMKM dan Pengusaha Kuliner

Sebelumnya wisatawan Singapura yang akan berlibur ke Kepri dibebaskan visa dan karantina.

“Kedekatan atau proximity dengan Singapura dan Malaysia, ini keunggulan komparatif kita. Sejak awal dulu kedekatan kepri dng kedua negara terjalin dalam bisnis perdagangan keluarga dan lain-lain. Sampai sekarang dan ini kita manfaatkan juga untuk pariwisata,” jelasnya.

Sebagai pintu masuk kedua tahun 2019, terdapat 2,8 juta wisman yang memberikan efek yang baik untuk perekonomian Kepri dan menghasilkan devisa untuk negara.

Ia menegaskan butuh Kebijakan khusus untuk Kepri, terutama diskresi terhadap wisatawan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved