Breaking News:

DISKOMINFO NATUNA

TP PKK Kabupaten Natuna Berbagi Takjil ke Pengendara dengan Makanan Bubur Lambuk

Ketua TP PKK Natuna Septi Dwiani Wan Siswandi sebut, alasan memilih bubur lambuk karena ingin melestarikan makanan khas Natuna ke warga

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Ketua TP PKK Kabupaten Natuna, Septi Dwiani Wan Siswandi (paling kanan) saat menjelaskan terkait bahan pembuatan bubur lambuk sebagai makanan khas daerah Natuna, usai kegiatan bagi-bagi takjil ke pengendara, Jumat (15/4/2022) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh hikmah.

Di bulan ini, umat Muslim di dunia banyak yang berlomba-lomba untuk meningkatkan ibadah mereka, baik kepada Allah SWT (Hablum minallah) maupun berbuat baik kepada sesama manusia (Hablum minannas).

Yang menjadi ciri khas saat bulan Ramadan, ialah banyaknya masyarakat yang menjual takjil untuk berbuka.

Tidak hanya itu, bahkan banyak sekali umat Muslim yang saling berbagi takjil, baik antar sesama tetangga maupun dengan orang yang tidak dikenal.

Itu juga yang dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Natuna, Jumat (15/4/2022).

Mereka membagikan takjil secara gratis kepada masyarakat atau pengendara yang melintas di simpang empat lampu merah Masjid Jami', Kecamatan Bunguran Timur.

Rombongan ibu-ibu itu dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Natuna, Septi Dwiani Wan Siswandi.

Ia mengatakan, takjil yang dibagikan kepada masyarakat tersebut merupakan buatan dari anggota TP PKK Natuna itu sendiri tanpa memesan atau membeli.

Baca juga: Polsek Bengkong Bagi-bagi Takjil untuk Pengendara di Bengkong Laut

Baca juga: 7 Warga Tertangkap Razia Polsek Batu Aji, Tak Pakai Masker saat Beli Takjil

"Jadi ada 225 takjil yang kita bagikan kepada masyarakat, isinya itu ada bubur lambuk yang merupakan salah satu makanan khas Natuna. Selain itu juga ada puding. Semua itu dibuat langsung sama anggota TP PKK," kata Septi kepada sejumlah awak media seusai membagikan takjil kepada masyarakat.

Septi menerangkan alasan memilih bubur lambuk. Itu karena bubur yang terbuat dari beras rempah, ikan salai, cumi, bawang merah, bawang putih dan kunyit ini selain memiliki nutrisi yang tinggi, juga ingin melestarikan salah satu makanan khas daerah Natuna.

Sementara Iwan, salah satu pengendara sangat berterimakasih saat diberikan takjil oleh Ketua TP PKK Natuna.

Iwan pun sangat bersyukur, sebab takjil yang ia terima itu merupakan takjil yang pertama diterimanya selama bulan suci Ramadan ini.

"Alhamdulillah, terima kasih Bu. Saya pun sudah lama tidak makan bubur lambuk," ujarnya sambil tersenyum.

Gagasan yang dilakukan TP PKK Kabupaten Natuna dengan membagikan takjil kepada masyarakat itu direspons positif.

Pasalnya, hampir seluruh pengendara yang melintas di jalan tersebut melontarkan senyum kebahagiaan setelah mendapatkan takjil. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved