Breaking News:

BP BATAM

Kepala BP Batam Jemput Bola Kawal Kemajuan Rencana Investasi dari Uni Emirat Arab

Kepala BP Batam Muhammad Rudi beberapa kali jemput bola untuk menindaklanjuti rencana investasi dari Uni Emirat Arab di Batam

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Dewi Haryati
Ist
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, terus berkomitmen memajukan Kota Batam dengan menyediakan iklim investasi yang kondusif.

Saat ini, salah satu pembangunan yang tengah digesa BP Batam ialah pengembangan rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di kawasan Sekupang, Batam.

Terwujudnya investasi menjadi salah satu syarat kawasan Sekupang dapat dijadikan KEK Kesehatan, dan BP Batam telah memiliki investor dari luar negeri yang sangat mumpuni di bidang pendidikan dan kesehatan, yaitu Thumbay Group dari Uni Emirat Arab (UEA).

Rencana investasi Thumbay Group di Batam bukan sekadar wacana. Beberapa kali, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, menjalankan langkah jemput bola terhadap rencana investasi tersebut, di antaranya dengan datang langsung ke Dubai, untuk menindaklanjuti Letter of Interest (LOI), beberapa waktu lalu.

"Kami sudah bertemu langsung dengan Presiden Direktur Thumbay Group dan membicarakan secara detil tentang rencana investasinya," ujar Rudi, Senin (18/4/2022).

Seperti diketahui, Thumbay Group memang melirik Batam untuk dijadikan lokasi investasi di bidang pendidikan kesehatan. Khususnya di kawasan Sekupang, perusahaan ini akan membangun sebuah rumah sakit bertaraf Internasional dan Universitas Kedokteran.

Proses realisasi rencana pembangunan Universitas Kedokteran sendiri saat ini sudah sampai pada tahap perencanaan desain pembangunan.

Desain ini telah diterima BP Batam pada Februari 2022 lalu.

Baca juga: Lanjutkan Jemput Bola Investor Dubai, Kepala BP Batam Temui Dubes RI untuk Persatuan Emirat Arab

Baca juga: BP Batam Perjuangkan Izin Pendirian Kampus Kedokteran Thumbay Group ke Pusat

Selain itu, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi juga tengah mengajukan izin pendirian perguruan tinggi asing langsung kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Meski pembangunan kampus asing harus melewati beberapa persyaratan, Rudi optimis apabila izin telah disetujui, maka Batam akan memiliki Universitas Kedokteran bertaraf internasional pertama di Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved