BATAM TERKINI
PAD tak Capai Target, Sejumlah Proyek Pembangunan di Batam Terancam Direvisi
Pendapatan Asli Daerah tak mencapai target hingga triwulan satu yakni hanya terealisasi 30 persen. Dampaknya, akan ada proyek yang bakal direvisi.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam di tahun 2022 meleset. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebelumnya meyakini PAD tahun ini dapat mulai meningkat.
Namun, saat ini sudah memasuki triwulan dua, dan pada triwulan satu, capaian PAD masih jauh di bawah target.
Rudi mengungkapkan, capaian PAD triwulan satu hanya sekitar kurang dari 30 %.
Sehingga, menurutnya, sulit untuk menentukan proyek-proyek pembangunan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mana saja yang menjadi prioritas tahun ini.
Kemungkinan, apabila PAD tidak mencukupi, akan ada perubahan dalam struktur APBD.
"Kita tunggu saja sampai bulan enam, kalau tidak tercapai juga maka saya akan mengoreksi kembali APBD. Supaya lelang-lelang proyek ini tidak perlu berhutang," ujar Rudi, ketika ditemui, Senin (18/4/2022).
Dengan capaian yang tidak sampai 30 %, PAD di triwulan dua juga diprediksi akan sama rendahnya.
Sebab, salah satu sumber PAD yang masih digantungkan adalah dari pajak hotel dan restoran.
Baca juga: KABAR GEMBIRA! Jelang Lebaran, Pasar Murah Bakal Kembali Digelar di Batam, Cek Jadwalnya
Baca juga: WARGA Batam Boleh Mudik Lebaran, Ini Pesan Walikota Bagi Pemudik
Sementara, pendapatan hotel dan restoran kebanyakan berasal dari wisatawan yang masuk ke Batam.
Melalui laman siependa.batam.go.id, diketahui, target PAD Batam di tahun 2022 mencapai Rp 1.618.052.879.903, hingga kini, realisasinya hanya Rp 258.024.866.620, atau sekitar 15,95 %.
"Makanya kita masih tunggu kebijakan supaya tak ada PCR lagi untuk orang mau masuk ke Batam. Ini sudah saya laporkan ke menteri-menteri, agar bisa ditindaklanjuti ke pusat," ujar Rudi.
Berbeda dengan PAD Pemko Batam, realisasi capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang menjadi sumber pendanaan proyek-proyek Badan Pengusahaan (BP) Batam, menurut Rudi, masih terpantau stabil.
Hal ini mendorong beberapa proyek pembangunan BP Batam masih tetap dapat berjalan.
Beberapa proyek BP Batam yang tengah digesa pengerjaannya, yakni akses dan pelebaran jalan di depan kantor pajak; jalan menuju flyover laluan madani; jalan lingkar di dekat Kantor BP Batam; penanaman pohon di jalan menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam; pendirian Masjid Tanjak di kawasan bandara; melanjutkan pelebaran jalan di Tiban, Sekupang; pembangunan sea way Pelabuhan Batu Ampar; hingga renovasi Kantor BP Batam.
"Kalau BP Batam tergantung pada PNBP. PNBP aman-aman aja, proyek jalan terus," tambah Rudi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17032022walikota-batam.jpg)