Breaking News:

INFO CUACA

Prakiraan Cuaca Pulau Bintan 3 Hari Kedepan, BMKG Sebut Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG mengumumkan prediksi cuaca untuk Pulau Bintan hingga 3 hari kedepan mulai hari ini, Senin (18/4/2022).

TribunBatam.id/Endra Kaputra
INFO Cuaca Kepri, BMKG Prediksi kondisi cuaca Pulau Bintan mulai selama beberapa hari kedepan mulai hari ini, Senin (18/4/2022). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Hujan disertai petir berpotensi terjadi di Pulau Bintan.

Kondisi ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Prakiraan cuaca ini berlaku mulai hari ini, Senin (18/4/2022) hingga Minggu (20/4/2022).

Info cuaca ini juga berlaku untuk wilayah di Kota Tanjungpinang; Lagoi hingga Tanjunguban, Kabupaten Bintan.

Secara umum, analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 16 Maret 2022 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C.

Sementara anomali SST negatif - positif di wilayah perairan Kepulauan Riau yang bernilai antara -0.5 s.d. 1.0°C.

Indeks ENSO terupdate bernilai -1.01 dan dalam kondisi La Nina Moderat, sehingga dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia.

Baca juga: BMKG Prakirakan Cuaca Kepulauan Riau Hari Ini, Waspada Hujan Lebat Hingga Banjir Rob

Baca juga: BMKG Prediksi Natuna Diguyur Hujan Selama Sepekan, BMKG Beri Warning

Namun kondisi tersebut kurang berpengaruh di wilayah Pulau Bintan. Diprakirakan kondisi mulai berangsur netral pada Mei - Juli 2022.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate masih bernilai -0.30 dalam kondisi Netral. Diprakirakan kondisi akan terus negatif pada Juni – Agustus 2022. Kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan suplai uap air dan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat, khususnya wilayah Pulau Bintan," ujar prakirawan BMKG Tanjungpinang, Khalid Fiqri Nugraha Isnoor dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin (18/4/2022).

Disebutkan, analisis per tanggal 16 April 2022 menunjukkan MJO pada fase 8, yang mengindikasikan pada kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di Indonesia terutama di wilayah Indonesia bagian barat, khususnya Pulau Bintan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved