Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Musim Kemarau saat Ramadhan, Bupati Anambas Minta Warga Waspada Kebakaran

Bupati Anambas Abdul Haris minta warga waspada. Pasalnya saat ini sudah masuk musim kemarau. Haris ingatkan kejadian kebakaran saat Ramadhan dulu

Diskominfotik Anambas
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengimbau masyarakat untuk waspada dengan perubahan cuaca yang terjadi.

Dikatakannya, momen bulan Ramadhan kali ini kondisi cuaca telah mengalami musim kemarau (kering).

"Melihat kondisi cuaca panas dalam 2 minggu terakhir ini, maka kami imbau warga untuk tetap waspada," ucapnya, Selasa (19/4/2022).

Ia menerangkan, panasnya cuaca yang terjadi kali ini cukup luar biasa hingga mengakibatkan keringnya sejumlah tanaman di pekarangan rumah.

"Artinya apabila dipicu sedikit saja atau dari puntung rokok saja, ini bisa mengakibatkan api yang besar," ujarnya.

Haris mengungkapkan, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat pengalaman musibah kebakaran yang pernah terjadi di wilayah Anambas beberapa waktu lalu.

"Tetap waspada dan hati-hati terutama terhadap api. Jangan sembarangan dengan api soalnya pengalaman dulu pernah kejadian kebakaran saat bulan Ramadhan juga," terangnya.

Ia pun meminta jajaran kecamatan hingga desa untuk dapat meneruskan imbauan tersebut kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di pemukiman padat penduduk.

Baca juga: Komisi III DPRD Natuna Bertemu PDAM Tirta Nusa, Bahas Kesiapan Hadapi Musim Kemarau

Baca juga: Polisi Bergerak Investigasi Penyebab Kebakaran Tunjungan Plaza Surabaya

"Saya minta tolong agar pesan ini dapat disampaikan dari mulut ke mulut kepada masyarakat, khususnya tetangga samping rumah," tuturnya.

Untuk mengantisipasi pencegahan secara optimal, orang nomor satu di Anambas itu juga meminta sinergitas dari TNI/POLRI yang ada di wilayah setempat.

"Saya juga berharap kepada TNI/Polri untuk sama-sama dapat waspada dan mengantisipasi timbulnya musibah itu ke depan. Jangan nanti sudah terjadi baru kita sibuk, karena sudah mustahil lagi untuk diredam," paparnya.

(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved