Breaking News:

INFO PERJALANAN

Aturan Terbaru Naik Pesawat dan Transportasi Lain Mulai 19 April 2022 Sesuai Addendum SE Satgas

Berlaku sejak 19 April 2022, syarat perjalanan terbaru tertuang dalam Addendum Surat Edaran atau SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Ilustrasi suasana Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepri, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNBATAM.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan aturan terbaru perjalanan dalam negeri.

Beleid ini terbit jelang musim mudik Lebaran 2022, di mana terdapat sedikit perubahan syarat perjalanan.

Berlaku sejak 19 April 2022, syarat perjalanan terbaru tertuang dalam Addendum SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri di Masa Pandemi Covid-19.

Addendum Surat Edaran itu ditandatangani Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Suharyanto, berdasarkan hasil keputusan Rapat Kabinet Terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo pada 18 April 2022.

Sebagai informasi juga, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 19 April hingga 9 Mei 2022.

"Maksud Addendum Surat Edaran ini adalah untuk menambahkan ketentuan persyaratan perjalanan khusus bagi pelaku perjalanan dalam negeri dengan usia 6-17 tahun yang telah menerima vaksin dosis kedua," bunyi Addendum Surat Edaran Satgas.

Berikut aturan terbaru perjalanan dalam negeri yang berlaku mulai 19 April 2022:

Baca juga: Link dan Cara Daftar Mudik Gratis 2022, Syarat Peserta dan Rute yang Dilalui

Baca juga: PPKM Diperpanjang 19 April-9 Mei 2022, Ini Syarat Perjalanan di Momen Mudik Lebaran 2022

- Pelaku perjalanan dalam negeri dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan:

- PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen

- PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test Antigen yang sampelnya diambil kurun waktu 1x24 jam atau hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan

- PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan

- PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan, dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumahsakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19

Baca juga: ASN Tidak Diperbolehkan Bawa Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran, Ini Alasannya

Baca juga: Syarat Mudik Diperketat, Jumlah Penumpang Bandara Hang Nadim Batam Turun di Bulan Ramadhan

- PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes PCR atau rapid test Antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat

- PPDN dengan usia 6-17 tahun dan telah menerima vaksin dosis kedua dikecualikan terhadap kewajiban menunjukkan hasil negatif rapid test Antigen, namun wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.

.

.

.

(*// TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved