Breaking News:

DISKOMINFO NATUNA

Investor Asal Jakarta Lirik Kabupaten Natuna Bangun Pabrik Pengolahan Ikan

Investor asal Jakarta melirik Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk membangun pabrik pengolahan ikan di Selat Lampa.

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Bupati Natuna, Wan Siswandi terus berupaya menarik minat investor untuk masuk ke daerahnya. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Natuna terus berupaya memikat investor agar masuk ke daerahnya.

Ini dimaksudkan agar pembangunan sektor ekonomi terus berjalan.

Dengan masuknya investor baru ke Natuna maka akan terbuka banyak lapangan pekerjaan, sehingga berdampak pada kesehatan masyarakat di sana.

"Alhamdulilah, atas izin Allah tahun ini akan dibangun dua pabrik di Natuna. Pada sektor perikanan akan dibangun pabrik pengalegan ikan dan satu lagi tambang pasir kuarsa. Kami berharap dengan adanya dua pabrik ini akan menjawab terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi anak daerah dan tambahnya pendapatan asli daerah," kata Wan Siswandi, Rabu (27/4/2022).

Sebelumnya, Bupati Wan Siswandi mengadakan pertemuan dengan investor bidang perikanan PT Big Marlin di Batam, Sabtu (23/4/2022) kemarin.

Baca juga: Imsak Puasa Ramadhan Hari Rabu 27 April 2022 di Karimun, Anambas, Lingga dan Natuna

Baca juga: Pemkab Natuna Izinkan Pawai Takbir, Sebut sudah Koordinasi dengan Pemprov Kepri

Pertemuan dengan perusahaan asal Jakarta tersebut dalam rangka presentasi rencana pembangunan pabrik pengolahan ikan di Selat Lampa Natuna.

Wan Siswandi menuturkan bahwa, Perwakilan Perusahaan PT Big Marlin telah mendapatkan izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk kuota tangkap sejauh 30 mil ke atas.

Ia berharap dengan dibangunnya Pabrik Pengalengan Ikan di Selat Lampa dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan lokal.

Karena PT Big Marlin juga akan mengakomodir hasil tangkapan nelayan lokal.

"Nantinya seluruh hasil tangkapan akan diolah mulai dari daging fillet, bakso dan sosis ikan, hingga tepung ikan yang diolah dari tulang ikan," terang Wan Siswandi.

Alhasil upaya pemerintah dalam membangun sektor perikanan pun mulai terlihat.

Hal ini dikarenakan Bupati dan Wakil Bupati Natuna tak henti-hentinya bertemu dengan sejumlah kementerian untuk percepatan pembangunan di daerah terdepan NKRI itu.

Baca juga: Upaya Pemkab Natuna Tekan Kasus Covid-19 Berbuah Manis, Jumlah Kasus Tinggal 2 orang

Baca juga: Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda Pimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat Seligi 2022

"Bicara pertahanan iya, investasi perlu, namun yang terpenting adalah ketersedian infrastruktur dasar seperti air, jalan, listrik dan jaringan telekomunikasi harus memadai. Untuk itu pemerintah daerah Natuna akan terus mengupayakanya agar para investor tidak lagi berfikir akan kebutuhan dasar tersebut," ujarnya.

Untuk hal tersebut, Wan Siswandi telah mengupayakan penambahan pasokan arus listrik PLN Ranai, yang tadinya siaga sekarang menjadi surplus aman dengan kedatangan mesin 2 megawatt.

Selanjutnya pemerintah daerah masih akan mengajukan 10 Megawatt.

"Untuk pembangunan dan operasional dua pabrik tersebut pastinya memerlukan energi listrik yang tidak sedikit. Untuk itu kami mengajukan 10 Megawatt lagi. Tapi perlu kita sukuri InsyaAllah atas izin Allah 2 pabrik tersebut berdiri tahun ini," pungkasnya.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved