Breaking News:

KPK Geledah Rumah Bupati Bogor Kena OTT, Ade Yasin: Inisiatif Membawa Bencana

Penyidik KPK menggeledah 2 rumah dimana salah satu rumah milik Bupati Bogor Ade Yasin yang sebelumnya terkena OTT terkait dugaan suap anggota BPK.

TRIBUNBATAM
Bupati Bogor Ade Yasin ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, padahal dua hari sebelumnya ia keluarkan perintah larangan menerima gratifikasi. 

TRIBUNBATAM,id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) terus bergerak demi mengusut tuntas kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bogor Ade Yasin.

Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) atas kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2021.

Ia diduga menyuap jajaran pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat untuk melakukan audit pemeriksaan interim (pendahuluan) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2021 Pemkab Bogor.

Ade menjadi tersangka bersama Sekdis PUPR Kabupaten Bogor, Maulana Adam; Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, Ihsan Ayatullah; dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Rizki Taufik.

Kemudian, empat auditor BPK perwakilan Jabar yakni Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah.

Baca juga: VIDEO HYPE BANGET - Bupati Bogor Ade Yasin Larang Terima Suap, Malah Kena OTT KPK

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Larang Jajarannya Terima Suap, 2 Hari Setelahnya Justru Ditangkap KPK

Para tersangka ditahan di rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 April sampai dengan 16 Mei 2022.

Bupati Bogor Ade Yasin ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Metro Jaya, Maulana Adam dan Ihsan Ayatullah ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1 dan Rizki Taufik dan Arko Mulawan ditahan di rutan pada Gedung Merah Putih.

Kemudian, Anthon Merdiansyah, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Adapun kedelapan tersangka dalam kasus ini diamankan dalam kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat pada Selasa (26/4/2022) malam dan Rabu (27/4/2022) pagi.

Dalam kegiatan tangkap tangan ini KPK mengamankan bukti uang dalam pecahan rupiah dengan total Rp 1,024 miliar.

Yang terbaru, penyidik KPK menggeledah 2 rumah di Bandung, dimana salah satunya merupakan milik Ade Yasin.

Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, penggeledahan dilakukan penyidik KPK pada Jumat 29 April 2022, di dua tempat di Bandung, yakni sebuah rumah di Kecamatan Buahbatu dan kawasan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Baca juga: KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin Beserta BPK Perwakilan Jabar, Sita Sejumlah Uang

Baca juga: Pemkab Lingga Dapat Penghargaan dari KPK, Nizar Minta Pegawai Tak Cepat Puas Diri

"Tim penyidik KPK kembali melakukan kegiatan upaya paksa penggeledahan rumah kediaman para tersangka di dua lokasi berbeda di Bandung, Jawa Barat," ujar Ali Fikri, Sabtu (30/4/2022).

Dari dua rumah tersebut, kata dia, penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti untuk keperluan penyidikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved