BATAM TERKINI
Lebaran Pertama Warga Desa Pasir Panjang Galang Batam Bisa Nikmati Listrik 24 Jam
Warga Desa Pasir Panjang Rempang Cate Galang gembira merayakan Lebaran tahun ini, lantaran sudah 2 bulan desa mereka dialiri listrik bright PLN Batam
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Lebaran Idul Fitri tahun 2022 ini merupakan momen yang berharga bagi warga Desa Pasir Panjang, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Pasalnya pada tahun ini, warga bisa menikmati aliran listrik 24 jam.
Sudah 2 bulan bright PLN Batam mengaliri listrik di wilayah ini.
"Kami senang sekali. Sudah hampir 2 bulan kami menikmati aliran listrik," ujar seorang warga Pasir Panjang, Wildan kepada Tribunbatam.id, Rabu (4/5/2022).
Diakuinya, selama ini warga menggunakan genset dengan tenaga surya dan solar untuk penerangan.
Itu pun penggunaannya tidak maksimal.
Hal ini karena terbatasnya solar di desa ini. Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis solar lebih diprioritaskan untuk nelayan.
"Di sini solar memang dijual di warung-warung. Tetapi tak tercukupi solar untuk pompong sama genset," katanya.
Baca juga: Momen Lebaran, Penambang Boat Pancung Pelabuhan Sekupang Batam Panen Rezeki
Baca juga: Hari Ketiga Lebaran, 576 Pemudik Mulai Tinggalkan Lingga Tujuan Batam hingga Tanjungpinang
Ironisnya lagi, harga genset yang mahal membuat tak seluruh warga desa memiliki genset. Sehingga warga yang tak mampu membeli genset, hanya menggunakan lampu teplok untuk penerangan.
"Susah diungkapkanlah bagaimana. Solarnya pun di sini terbatas. Setelah adanya aliran listrik, jadi terbantu," katanya.
Selain untuk rumah, Taman Pendidikan Quran Ar-Raudhah milik Wildan di desa ini juga kini terang. Pada Ramadan tahun ini, kegiatan tadarus Al-quran dan anak-anak mengaji seusai Maghrib bisa berjalan maksimal.
Pasalnya selama pakai genset, penyalaan lampu memiliki batasan. Yakni hanya dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB, dan menyala lagi pukul 04.00 WIB.
"Anak-anak mengaji kalau matahari kuat bisa pakai genset. Tapi kalau mendung susah," katanya.
Ia menambahkan ada 2 desa lagi di RW 003 Pasir Panjang yang belum mendapat aliran listrik. Lantaran harus melewati sungai lebarnya 40 meter, sehingga tiang listrik tak bisa diangkut.
Pantauan Tribunbatam.id di momen lebaran hari kedua, silih berganti warga desa saling bersilaturahmi, baik di halaman rumah atau pun rumah panggung yang menjadi ciri khas di desa tersebut.
Bahkan, warga bisa dengan bebas menikmati lagu-lagu lebaran pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Ada juga sambil karaoke. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google