Breaking News:

BATAM TERKINI

Suara Sumbang Penumpang Kapal Pelni Turun di Batam, Jalan Kaki Bawa Barang saat Cuaca Panas

Penumpang kapal Pelni KM Kelud yang turun di Pelabuhan Batu Ampar Batam terpaksa jalan kaki dari dermaga hingga pintu keluar pelabuhan. Ada apa?

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Penumpang kapal Pelni KM Kelud saat tiba di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Kepri, Jumat (6/5/2022). Mereka tampak berjalan kaki meski cuaca panas karena lama menunggu bus dari dermaga. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Keluhan datang saat arus balik lebaran di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam.

Tepatnya dari penumpang kapal Pelni KM Kelud.

Mereka mengeluhkan pelayanan dari petugas PT Pelni cabang Batam.

Banyak dari mereka yang memilih berjalan kaki dari dermaga hingga pintu masuk Pelabuhan Batu Ampar.

Kondisinya terjadi saat cuaca Batam sedang panas-panasnya.

Selain membawa barang bawaan, ada juga dari mereka yang menggendong anak.

Seorang pemudik Asnah (37) mengaku pelayanan di Dermaga Selatan pelabuhan Batu Ampar belum sepenuhnya diperhatikan.

Misalnya, bus yang digunakan untuk mengangkut penumpang dari Dermaga keluar pelabuhan cuma sedikit saja.

Baca juga: 1.956 Penumpang KM Kelud Turun di Batam Hari Ini, Arus Balik Lebaran Pakai Kapal Pelni Dimulai

Baca juga: Antisipasi Arus Balik Lebaran, PT Pelni Siapkan Sejumlah Armada Kapal Layani Berbagai Rute

Sehingga penumpang harus berlama-lama menunggu.

Karena lama menunggu, mereka pun memutuskan untuk berjalan kaki dari pelabuhan hingga ke jalan raya, yang mana tergolong jauh.

Mirisnya lagi, debu yang menghiasi sepanjang jalan keluar itu, membuat penumpang sedikit resa karena harus rela menghirup debu tebal.

"Pada saat mudik begini, seharusnya pihak Pelni harus antisipasi bus yang banyak, sehingga ketika turun dari kapal masyarakat atau pemudik tidak tunggu lama lagi," ketus Asnah Jumat (6/5/2022).

Tidak hanya itu, cuaca yang panas membuat masyarakat tidak sabar dan memutuskan untuk berjalan kaki meninggalkan Dermaga Selatan.

Ia mengaku pelabuhan Batu Ampar tidak cocok untuk dijadikan pelabuhan kapal Pelni.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved