Breaking News:

Kanwil DJP Kepri

Tingkatkan Kepatuhan, Kanwil DJP Kepri Gelar Sita Bersama dan Serentak

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Riau (Kanwil DJP Kepri) melaksanakan Kegiatan Sita Bersama dan Serentak (Kamis, 19/5).

ist
Tingkatkan Kepatuhan, Kanwil DJP Kepri Gelar Sita Bersama dan Serentak 

TRIBUNBATAM.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Riau (Kanwil DJP Kepri) melaksanakan Kegiatan Sita Bersama dan Serentak (Kamis, 19/5/2022).

Kepala Kanwil DJP Kepri Cucu Supriatna membuka kegiatan ini secara langsung melalui daring dari Kota Batam yang diikuti oleh seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Kepri yang terdiri dari 6 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yaitu KPP Madya Batam, KPP Pratama Batam Selatan, KPP Pratama Batam Utara, KPP Pratama Tanjung Pinang, KPP Pratama Bintan, dan KPP Pratama Tanjung Balai Karimun.

“Kegiatan Sita Bersama dan Serentak tahun 2022 ini merupakan upaya untuk membantu dan meningkatkan pengamanan penerimaan negara dari sektor pajak khususnya melalui tindakan penagihan berupa penyitaan,” jelas Cucu saat menyampaikan latar belakang dilaksanakan kegiatan ini.

Selain untuk meningkatkan penerimaan pajak, kegiatan sita bersama dan serentak ini juga bertujuan untuk memberikan detterent effect dan juga kesadaran bagi para Wajib Pajak atau Penanggung Pajak untuk segera melunasi hutang pajaknya.

Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen dan Penyidikan Kanwil DJP Kepri Affan Nuruliman melaporkan bahwa kegiatan ini menghasilkan beberapa objek sita yaitu kendaraan bermotor, mesin pabrik, dan rekening yang tersimpan di perbankan dengan nilai taksiran sementara atas seluruh aset tersebut sebesar Rp 5,6 miliar.

Terhadap aset yang telah dilakukan penyitaan bersama tersebut, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, setiap KPP akan segera melakukan koordinasi dengan  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk segera dilakukan pelelangan atas aset sita tersebut, kecuali terhadap aset sita berupa rekening Wajib Pajak / Penanggung Pajak yang tersimpan di bank, maka akan dilakukan prosedur pemindahbukuan untuk melunasi hutang pajak yang masih tersisa.

Namun demikian, Wajib Pajak / Penanggung pajak masih diberi kesempatan untuk segera melunasi hutang pajaknya sebelum adanya pengumuman lelang secara resmi oleh KPKNL.

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved