Breaking News:

NATUNA TERKINI

PT IKJ Klaim Kantongi Izin Tambang Pasir Kuarsa di Natuna: Beli Lahan Dari Warga

Direktur PT Indoprima Karisma Jaya (IKJ), Sulaiman sebut untuk kegiatan tambang di Desa Teluk Buton, pihaknya sudah kantong izin tambang

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Direktur PT Indoprima Karisma Jaya (IKJ), Sulaiman mengklaim pihaknya telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna. Foto diambil seusai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Natuna, Jumat (27/5/2022). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Perusahaan tambang pasir kuarsa, PT Indoprima Karisma Jaya (IKJ) mengklaim telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Desa Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna.

Hal ini disampaikan Direktur PT Indoprima Karisma Jaya (IKJ), Sulaiman seusai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Natuna, Jumat (27/5/2022).

"Progres kita saat ini sudah masuk tahap izin IUP, kemarinkan kita sudah WIUP sekarang meningkat ke izin eksplorasi IUP," kata Sulaiman kepada sejumlah awak media.

Diketahui pada awalnya perusahaan tersebut mengusulkan lahan seluas 2.000 hektare melalui Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

Namun setelah dilakukan ekplorasi ke IUP, mereka mendapati 500 hektare lahan yang mengandung pasir kuarsa untuk dilakukan tahap selanjutnya.

Untuk lahan tambang ini, perusahaan mengklaim sudah membeli dari masyarakat setempat.

"Ini kita masih proses ekplorasi IUP. Yang benar-benar ada pasir kuarsa sekitar 500 hektare dan lahan itu sudah milik perusahaan IKJ. Sudah dibeli dari masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kesempatan RDP bersama DPRD Natuna dan Aliansi Natuna Menggugat, meminta agar kegiatan pertambangan dihentikan sebelum izin-izin yang dikeluarkan oleh pemerintah lengkap.

Baca juga: RDP Tambang Pasir Kuarsa di Natuna, DPRD Minta Kegiatan Perusahaan Ditunda Dulu

Baca juga: Dinilai Bikin Resah, Ketua DPRD Natuna Angkat Bicara Soal Tambang Pasir Kuarsa

"Kita sepakat minta kegiatan pertambangan dihentikan oleh perusahaan sebelum izin-izinya lengkap," tegas Wan Siswandi.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar yang memimpin jalannya rapat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved