Breaking News:

INFO PENERBANGAN

Update Syarat Penerbangan dengan Maskapai Garuda Indonesia, Lion Air dan Citilink

Sebagai tuntunan perjalanan dengan pesawat udara, berikut Tribun rangkum syarat perjalanan udara terbaru maskapai Garuda, Lion Air dan Citilink

tribunnews batam/alvin
Ilustrasi Pesawat Lion Air di Bandara Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id - Penerbangan dengan pesawat terbang semain mudah.

Kemudahan terutama bagi yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis dua dan ketiga (booster).

Namun hal berbeda bila calon penumpang masih mendapatkan vaksin dosis satu atau sama sekali belum.

Sebagai tuntunan perjalanan dengan pesawat udara, berikut Tribun rangkum syarat perjalanan udara terbaru.

Aturan ini khusus untuk penumpang pesawat Garuda Indonesia, Lion Air dan Citilink Indonesia.

Adapun aturan dan persyaratan yang diatur masing-masing maskapai telah merujuk pada aturan pemerintah.

Dikutip dari laman resmi masing-masing maskapai, berikut persyaratan terbang dengan ketiga maskapai tersebut:

Aturan Penerbangan Pesawat Garuda Indonesia

1. Jika sudah melakukan vaksin Covid-19 dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR atau Antigen, cukup menunjukkan sertifikat vaksin.

2. Jika masih mendapatlan vaksin dosis pertama wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama
dan hasil negatif tes Antigen (maksimal 1x24 jam) dan tes PCR (maksimal 3x24 jam)

3. Calon penumpang yang belum vaksin karena kondisi kesehatan khusus/penyakit komorbid wajib melampirkan hasil negatif tes PCR (maksimal 3x24 jam) dan tes Antigen (1x24 jam) serta surat keterangan dari RS Pemerintah

Baca juga: Aturan Baru Perjalanan Dalam Negeri, Sudah Vaksin Lengkap Tak Perlu Lagi PCR-Antigen

4. Usia di bawah 6 tahun (belum vaksin) wajib dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat (dikecualikan dari syarat perjalanan vaksin dan hasil tes PCR/Antigen)

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

- Hasil negatif tes Covid-19 wajib diterbitkan oleh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (fasyankes) yang disebutkan dalam Keputusan Menkes RI dan penumpang harus memastikan bahwa hasil tes di-upload ke sistem e-HAC yang terintegrasi ke aplikasi PeduliLindungi oleh fasyankes terkait

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved