Breaking News:

Angin Kencang Hantam Permukiman Desa Niur Permai, Cuaca Ekstrem Sisakan Lantai Rumah Warga

Kapolsek Moro membenarkan sejumlah rumah warga yang rusak akibat cuaca ekstrem di Desa Niur Permai, Kecamatan Sugie, Karimun.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Polsek Moro
Anggota Polsek Moro saat memberikan batuan kepada korban yang rumahnya rusak akibat cuaca ekstrem angin kencang, Minggu (29/5/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah rumah di Desa Niur Permai, Kecamatan Sugie, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) rusak dihantam angin kencang.

Cuaca ekstrem yang terjadi Sabtu (28/5/2022) itu setidaknya membuat rusak 12 unit rumah.

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang yang menghantam sejumlah rumah warga tersebut.

"Angin kencang merusak sejumlah rumah warga. Ada yang tersisa lantai rumahnya saja," ungkap Kapolsek Moro, AKP Efendi Marpaung kepada TribunBatam.id, Minggu (29/5/2022).

Rumah yang mengalami rusak berat disebabkan letaknya yang berada di pesisir pantai.

Baca juga: BMKG Warning Tiga Hari ke Depan, Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Pulau Bintan

Baca juga: Musim Angin Selatan Hambat Nelayan Dabo Melaut, Pedagang Andalkan Pasokan Ikan Luar

Terlebih lagi, banyak bangunan rumah warga di Desa Niur Permai itu yang berada diseputaran pesisir pantai dengan berdinding dari kayu.

Meski terdapat juga sejumlah rumah warga yang hanya mengalami rusak ringan.

"Ada empat rumah mengalami rusak berat, dinding dan atap rumah hancur, dan delapan rumah dikategorikan rusak ringan karena hanya pada bagian atap," jelasnya.

Terakhir, AKP Efendi menegaskan dalam kejadian alam tersebut tidak ada korban jiwa.

Sementara total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah.

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Pulau Bintan hingga Lusa!

Baca juga: Waspada Cuaca Batam, BMKG Prediksi Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang

"Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa atau korban luka berat. Sementara kerugian masih pendataan kira capai ratusan juta," pungkasnya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Karimun

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved