Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Kuota Solar Cuma Dapat 321 Ton, Ini Upaya Pemkab Anambas Penuhi Kekurangan Pasokan Solar

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Anambas, Masykur mengatakan, kuota solar subsidi yang masuk di bulan ini sebesar 321 ton.

TRIBUNBATAM.id/NOVEN SIMANJUNTAK
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Anambas, Masykur mengatakan, kuota solar subsidi yang masuk di bulan ini sebesar 321 ton. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Stok solar subsidi yang di Kabupaten Kepulauan Anambas perlahan mulai tersedia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Anambas, Masykur mengatakan, kuota solar subsidi yang masuk di bulan ini sebesar 321 ton.

Ia juga menerangkan, kuota solar tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat berdasarkan ketetapan kebutuhan yang telah ditentukan.

"Pertama itu diperuntukkan kepada nelayan, kedua untuk penerangan desa dan kecamatan, ketiga untuk UMKM, keempat untuk angkutan orang dan barang, kelima untuk alat-alat pertanian, dan yang terakhir untuk sarana angkutan pemerintah," ucapnya, Minggu (29/5/2022).

Masykur menyadari, kuota solar subsidi yang diterima tidak cukup memenuhi kebutuhan masing-masing Desa yang dihimpun berdasarkan data yang diterima pihaknya.

"Kalau jumlah kebutuhan dari Desa itu sekira lebih kurang 1.100 ton sebulan, sementara kuota yang tersedia hanya 321 ton. Untuk itu makanya kita tetapkan ketentuannya dulu, untuk pihak-pihak yang paling membutuhkan," jelasnya.

Adapun khusus Kecamatan Siantan Timur kuota yang diberikan sebesar 110 ton per bulannya. Sedangkan di Kecamatan lainnya ada yang memperoleh 40 ton dan ada juga yang 30 ton.

Baca juga: BUTUH Piknik, Akhir Pekan Taman Gurindam 12 Tanjungpinang Ramai Dikunjungi Warga

Baca juga: Tarian Sesingahan Hibur Anggota di Acara Halal Bihalal Fokus Batam

"Nah ini untuk pengambilannya juga di 3 SPBU, di Jemaja, Air Sena dan Tarempa. Untuk Jemaja Barat dan Jemaja Timur itu 40 ton ambilnya di Landak. Kemudian kalau untuk pengambilan SPBU Putra Bersaudara, itu 60 ton ambilnya di Tarempa, itu untuk Tarempa, kemudian Air Bini, kemudian Kiabu, selebihnya itu ambil di Air Sena Jaya," ungkap Masykur.

Selain itu, Masykur juga menjelaskan bahwa untuk kuota Nelayan diprioritaskan sebesar 282 ton atau 87

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved