PERSPEKTIF
Kenapa Harus Mobile Payment?
Situs belanja daring sejak lama telah mempengaruhi emosi pembeli dengan memberikan pengaruh yang dilakukan melalui menu testimoni
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id - Belakang ini sering muncul artikel berita yang mengangkat tema “Kiamat ATM” dengan latar belakang berkembang pesatnya transaksi ekonomi dan keuangan digital seperti yang
dikemukakan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo, yang diungkap oleh CNBC Indonesia tulisan
Lynda Hasibuan pada tanggal 20 Februari 2022 dengan judul “Kiamat ATM di Depan Mata,
BI Ungkap Fakta Baru”. Hal ini juga ditandai dengan maraknya pembayaran daring
dikarenakan berkembangnya perbelanjaan daring.
Situs belanja daring sejak lama telah mempengaruhi emosi pembeli dengan memberikan
pengaruh yang dilakukan melalui menu testimoni dan rekomendasi yang diberikan olehnya.
Kondisi ini bisa menjadi faktor yang mendorong seseorang untuk kembali membeli secara
daring pada situs belanja yang sudah memberikan kepuasan.
Seiring dengan kepentingan situs
belanja tersebut untuk memberikan orientasi melakukan belanja sesuai dengan rekomendasi
yang pernah dibacanya (Harris, 2019).
Pembayaran melalui telpon seluler muncul dari adaptasi teknologi digital yang berkembang
dari tahun ke tahun untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan konsumen dalam melakukan
pembayaran yang mudah dan cepat, khususnya pada kalangan generasi z yaitu masyarakat yang
berumur sekitar 21-30 tahun (Kristina & Harris, 2020). Itu disebabkan pembayaran seluler atau
dikenal dengan mobile payment menawarkan banyak manfaat bagi penggunanya, seperti
diskon, cashback, produk gratis, promosi offline ataupun online, dan lain-lain. Bisa kita lihat
juga dengan adanya AlloBank yang melakukan launching besar-besaran dibawah garapan
perusahaan induk CT Corp.
Apa kelebihan yang bisa menarik pengguna menjadi lebih banyak? Sebenarnya mobile
payment ini lebih banyak menyasar pasar generasi z yang merupakan generasi yang paling
dekat dengan teknologi dikarenakan sudah lahir dan tumbuh pada lingkungan yang sangat
bergantung pada teknologi khususnya teknologi informasi (Ellysabeth & Harris, 2022). Faktor
utama dari hal itu semua adalah kemudahan dan kepercayaan yang dibandrol pada sebuah
produk pembayaran yang berbasis daring seperti mobile payment ini.
Oleh: Ibnu Harris, dosen program studi Manajemen Universitas Universal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dosen-uvers.jpg)