Breaking News:

Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin, Polisi Temukan Uang Rp 2,3 M Hingga Pengganti NIK

Polisi mengungkap fakta terbaru dari penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin, Sabu (11/6/2022).

TribunBatam.id via Kompas TV
Kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Selasa (7/6/2022). 

TRIBUNBATAM.id - Fakta baru terungkap dari penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin.

Penyidik Polda Metro Jaya menemukan uang tunai total Rp 2,3 miliar yang tersimpan dalam 4 brankas di kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Polisi sebelumnya menangkap pimpinan tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja pada Selasa (7/6/2022).

Setelah menjalani pemeriksaan di kantor polisi Lampung, ia dibawa ke Jakarta dan langsung berstatus tersangka.

Penangkapan ini bermula ketika anggota Khilafatul Muslimin melakukan konvoi di kawasan Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Video peristiwa tersebut sempat viral di media sosial.

Dalam video tampak para peserta konvoi terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak yang mengenakan pakaian bernuansa warna hijau.

Baca juga: Peserta Konvoi Kelompok Khilafatul Muslimin Bakal Diperiksa Polisi

Baca juga: Khilafatul Muslimin Pimpinan Abdul Qadir Baraja Terdaftar di Kemenkumham, Polisi Bereaksi

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja dikawal ketat oleh polisi saat tiba di Polda Metro Jaya sesudah ditangkap di Bandar Lampung, Selasa (7/6/2022).
Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja dikawal ketat oleh polisi saat tiba di Polda Metro Jaya sesudah ditangkap di Bandar Lampung, Selasa (7/6/2022). (TribunBatam.id via Tribunnews.com/Fandi Permana)

Beberapa di antaranya tampak mengibarkan bendera dan membawa poster bertuliskan 'Sambut kebangkitan Khilafah Islamiyyah'.

"Kami temukan brankas besi sebanyak empat unit yang berisi uang tunai Rp 2,3 miliar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan, saat jumpa pers, Minggu (12/6/2022).

Polisi mendapatkan barang bukti tersebut saat menangkap dua tokoh Khilafatul Muslimin berinisial AA dan IN pada Sabtu (11/6/2022).

AA disebut sebagai sebagai sekretaris organisasi dan IN merupakan penyebar doktrin.

Kendati demikian, Zulpan belum dapat menjelaskan lebih jauh terkait uang tersebut.

Ia mengatakan, polisi masih mendalami dana yang dimiliki oleh Khilafatul Muslimin.

"Itu nanti kami dalami dulu, yang jelas itu ditemukan di kantor pusat Khilafatul Muslimin dan itu adalah dana daripada ormas ini," kata Zulpan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved