Breaking News:

Dua Narapidana Catut Nama Wakapolres Metro Jakarta Barat Lancarkan Penipuan Sasar Pengusaha

Satu dari dua narapidana yang mencatut nama Wakapolres Metro Jakarta Barat berinisial Se, sebelumnya terjerat kasus penipuan.

TribunBatam.id via KOMPAS.COM
Ilustrasi kasus penipuan. Dua narapidana nekat mencatut Wakapolres Metro Jakarta Barat untuk menipu sejumlah pengusaha. 

TRIBUNBATAM.id - Seorang narapidana kasus penipuan berinsial Se ini tak kapok dengan perbuatannya.

Ia nekat kembali menipu dengan meminta sejumlah uang ke pengusaha.

Tidak tanggung-tanggung, ia berani mencatut nama Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Dalam melancarkan aksinya itu, narapidana Se dibantu narapidana lainnya berinsial Mr.

Peran Mr yang dijerat kasus narkoba ini berperan mengedit foto sehingga disangka Wakapolres Metro Jakarta Barat.

Keduanya mengambil foto dari Google dan mengedit sehingga seolah itu benar merupakan Wakapolres Metro Jakarta Barat.

Kasus ini terbongkar setelah seorang calon korban yang berprofesi sebagai pengusaha tenda dikirimi chat dari pelaku merupakan pengusaha tenda.

Baca juga: Terlibatnya Raffi Ahmad Atas Kasus Penipuan Medina Zein, Diduga Salah Gunakan KTP Raffi

Baca juga: VIRAL Penipuan Pakai Transaksi QRIS, Begini Jawaban Bank Indonesia Kepri

Awalnya, Se menghubungi korban dan mengaku pernah melakukan transaksi pengadaan tenda kepada korban.

Berangkat dari komunikasi itu, pelaku mengaku sebagai AKBP Bismo yang tak lain Wakapolres Metro Jakarta Barat.

Ia dengan percaya diri mengatakan telah mengirimkan uang lebih banyak dari jumlah transaksi harga yang disepakati.

"Pelaku SE ini kerap menipu korban. Lalu MR merupakan napi dengan kasus narkoba yang berperan sebagai orang yang mengedit data Wakapolres dengan menggunakan aplikasi di ponsel. Pelaku juga sempat pesan tenda dengan modus kelebihan transfer, kemudian si korban (pengusaha tenda) disuruh mengembalikan uang. Jadi mereka pancing dengan mengirim bukti transferan uang yang disebut kelebihan transfer itu. Mereka juga pernah meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha, salah satunya ke toko bunga dan toko kue," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono kepada wartawan, Jumat (17/6/2022).

Kasus ini terbongkar usai salah satu korban menghubungi AKBP Bismo secara langsung.

Dari situlah terbongkar jika sosok AKBP Bismo yang asli menegaskan tidak pernah melakukan tindakan tersebut.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengetahui kedua pelaku ternyata narapidana.

Baca juga: Penipuan Modus Arisan Berakhir Damai, Ibu Muda Nekat Gelapkan Uang Demi Kebutuhan Hidup

Baca juga: Anggota DPRD Jadi Tersangka Kasus Penipuan Nyaris Rp 1 Miliar, Nekat Catut Kementerian PUPR

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved