Breaking News:

BATAM TERKINI

Investasi Asing di Batam Naik 35,7 Persen, Kepala BP Batam Ungkap Dua Sektor Paling Menjanjikan

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) mencatat, investasi penanaman modal asing di Batam naik 35,7 persen pada triwulan pertama tahun 2022.

BP Batam untuk Tribun Batam
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan dua sektor paling menjanjikan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Batam. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) mencatat, investasi penanaman modal asing di Batam naik 35,7 persen pada triwulan pertama tahun 2022. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) mencatat, investasi penanaman modal asing di Batam naik 35,7 persen pada triwulan pertama tahun 2022.

Realisasi investasi tersebut meningkat pesat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 lalu.

Terhitung sejak Januari sampai Maret 2022, realisasi investasi sendiri mencapai  232 juta dolar Amerika.

Sedangkan pada periode yang sama tahun 2021, besarnya nilai investasi hanya 171 juta dolar Amerika.

Peningkatan ini pun disambut gembira oleh Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi.

Rudi mengatakan, industri kimia dan farmasi adalah sektor paling menjanjikan.

Sumbangan nilai fantastis dari kedua sektor tersebut, kata Rudi, tak terlepas dari upaya BP Batam yang terus menggesa persiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Sehat di wilayah Sekupang.

Baca juga: KISAH OB Berhasil Lolos dari Sekapan Perampok Bersenjata, Kabur Lewat Jendela Kantor

Baca juga: PRAKIRAAN Cuaca di Batam, Hari Ini 20 Juni 2022, BMKG Sebut Hujan Turun Secara Merata

KEK Kesehatan sendiri akan berpusat di Rumah Sakit BP Batam, Sekupang.

"Untuk memenuhi kebutuhan kesehatan tidak perlu berobat ke luar negeri, sudah ada di Batam [RS BP Batam]. Kita akan terus lakukan improvement, inovasi dan perbaikan SDM atau peralatan modern," ujar Rudi dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, pertumbuhan investasi dalam negeri pada triwulan pertama tahun 2022 dikabarkan mengalami penurunan.

"Meskipun untuk PMDN [Penanaman Modal Dalam Negeri] kita turun, tapi kita optimis, PMA kita bergerak naik di angka cukup signifikan. Ini tentu menambah amunisi dan semangat kita, sinyal positif untuk kebangkitan ekonomi Batam," tambah Rudi.

Lebih rinci, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menjelaskan jika PMA pada tahun 2022 didominasi oleh investasi di sektor industri kimia dan farmasi, yakni 12 proyek dengan nilai investasi senilai 136,499 ribu dolar Amerika.

Kemudian, di bidang industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam, sebanyak 62 proyek, dengan nilai investasi 50,302 ribu dolar Amerika.

"Ada juga investasi di sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, sebanyak 50 proyek, dengan nilai 10,64 ribu dolar Amerika," ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Kemudian investasi bidang perdagangan dan reparasi, sebanyak 53 proyek dengan nilai investasi US$ 9,85 ribu, serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebanyak 23 proyek dengan nilai investasi, sebesar US$ 9,15 ribu. ( TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved