Breaking News:

DISKOMINFO LINGGA

Lingga Jadi Daerah Contoh Penerapan BPJS Perlindungan Nelayan di Kepri

Terkait perlindungan BPJS untuk nelayan, Kepala BPKAD Lingga sebut, pemda telah anggarkan dana untuk perlindungan 3 ribu nelayan tahun 2022

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dok. Pemkab Lingga
Kabupaten Lingga dijadikan daerah percontohan dalam penerapan BPJS perlindungan nelayan 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dijadikan daerah percontohan dalam penerapan BPJS Perlindungan Nelayan.

Hal itu ditayangkan langsung oleh Direktur BPJS Ketenagakerjaan pada Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh kabupaten/kota di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/6/2022).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga, Arpiandi menyebut, pada tahun 2022 pemerintah daerah telah menganggarkan perlindungan bagi 3 ribu nelayan.

Menyusul penambahan kuota BPJS Ketenagakerjaan dengan pendanaan yang direncanakan sharing bersama pihak provinsi.

"Harapan Gubernur, dari hasil evaluasi harus ditindaklanjuti oleh Bupati dan OPD terkait," terang Arpiandi.

Lebih lanjut, Kepala BPKAD ini mengatakan, perlindungan kepada Tenaga Harian Lepas sudah dianggarkan pada anggaran rutin.

Menyusul penambahan kuota yang lain, seperti petani, tenaga pendidik dan kependidikan yang telah disurati ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lingga untuk pemutakhiran data.

Hal ini lanjutnya, diperuntukkan agar semua pekerja di Kabupaten Lingga terlindungi dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Pemkab Lingga Terima Penghargaan SPM Tahun 2021 dari Gubernur Kepulauan Riau

Baca juga: Bupati Lingga Pantau Penataan Jalan di Dabo Singkep, Pemkab Siapkan Dana Rp 3,6 Miliar

"Ini merupakan tindaklanjut dari hasil pertemuan dengan BPJS Ketengakerjaan, Cabang Tanjungpinang di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, tanggal 7 Juni lalu. Pembahasan saat itu tentang Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," ungkapnya.

Tahun 2020, Kabupaten Lingga telah melindungi 5.900 nelayan.

Selama rentang masa perlindungan dari November 2020 hingga April 2021, terdapat 21 kasus kematian dan 2 kasus kecelakaan kerja.

BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan kepada ahli waris senilai Rp 1.034.000.000.

"Untuk anggaran nelayan di luar itu, biar tak besar tapi manfaat luar biasa. Selama rentang 2020-2021 kita telah mengeluarkan Rp 1 miliar lebih untuk jaminan nelayan. Gubernur juga berharap semua pemerintah daerah mengikuti," katanya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved