Breaking News:

Organisasi Mirip Khilafatul Muslimin Terdeteksi di Kota Bekasi, saat Ini Dalam Pemantauan Polisi

Aktivitas organisasi mirip Khilafatul Muslimin tersebut pun kini dalam pemantauan aparat Polres Metro Bekasi Kota bersama institusi terkait lainnya.

Editor: Anne Maria
Tribunnews/JEPRIMA
Terlihat suasana pondok pesantren Khilafatul Muslimin yang berada di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (18/6/2022). Sebelumnya Pengurus pesantren Khilafatul Muslimin memulangkan semua santrinya. Pemulangan tersebut menyusul pendidikan ditutup sementara setelah adanya penolakan dari warga dan rapat dengan pihak Kelurahan di wilayah setempat. organisasi Khilafatul Muslimin Bekasi Raya telah secara terbuka melakukan deklarasi setia terhadap Pancasila dan NKRI, kini muncul lagi organisasi serupa. 

TRIBUNBATAM.id- Organisasi serupa Khilafatul Muslimin terdeteksi di Kota Bekasi.

Aktivitas organisasi tersebut pun kini dalam pemantauan aparat Polres Metro Bekasi Kota bersama institusi terkait lainnya, Senin (21/6/2022).

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, organisasi Khilafatul Muslimin Bekasi Raya telah secara terbuka melakukan deklarasi setia terhadap Pancasila dan NKRI.

Selain Khilafatul Muslimin, pihaknya tengah melakukan pemantauan satu organisasi lain di Kota Bekasi yang diduga tidak berazaskan Ideologi Pancasila.

"Sebenarnya tidak satu, ada satu lagi nanti kita akan terjun langsung tim untuk menertibkan," kata Rama di Pekayon Jaya, Senin (20/6/2022).

Di Kota Bekasi lanjut dia, terdapat tim PAKEM yang merupakan akronim dari Pengawas Aliran Kepercayaan dan Keagamaan.

 Tim tersebut berisi aparat dari berbagai unsur mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan Pemerintah Kota Bekasi.

Baca juga: Ditangai Sejumlah Penyidik Daerah, Polri Tetapkan 23 Anggota Khilafatul Muslimin Sebagai Tersangka

Baca juga: Penangkapan Pimpinan Khilafatul Muslimin, Polisi Temukan Uang Rp 2,3 M Hingga Pengganti NIK

Santri Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah Bekasi yang dikelola Khilafatul Muslimin dipulangkan ke daerah asalnya setelah muncul penolakan, Kamis (16/6/2022). Polres Metro Bekasi Kota mendeteksi aktivitas organisasi serupa Khilafatul Muslimin di wilayah setempat.
Santri Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah Bekasi yang dikelola Khilafatul Muslimin dipulangkan ke daerah asalnya setelah muncul penolakan, Kamis (16/6/2022). Polres Metro Bekasi Kota mendeteksi aktivitas organisasi serupa Khilafatul Muslimin di wilayah setempat. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

"Kita akan optimalkan peran tim PAKEM Bekasi Kota, ada kejaksaan di sana, ada Kodim, ada intel, komunitas daerah, semua akan bersama-sama bergerak," tegas dia.

Meski demikian, Rama tidak menyebutkan secara detail organisasi yang dimaksud, hanya saja kegiatan yang dilakukan berupa pendidikan pondok pesantren.

"Apapun dan bagi organisasi manapun yang menyelenggarakan kegiatan, mengoperasionalkan bentuk-bentuk apakah itu pendidikan, kegiatan sosial, dan lain-lainnya yang tidak berazaskan sendi-sendi Pancasila tentu akan berhadapan dengan aparatur," ungkap Rama.

Adapun untuk Khilafatul Muslimin Bekasi Raya, telah menggelar deklarasi kebangsaan yang disaksikan kepolisian, pemerintah, TNI dan unsur terkait.

Deklarasi digelar di markas Khilafatul Muslimin Bekasi Raya di Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir menyaksikan langsung deklarasi bersama unsur kepolisian dan TNI.

Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, puluhan jemaah dan pengurus pesantren Khilafatul Muslim khidmat mengikuti rangkaian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved