BATAM TERKINI
Batam Jazz Festival Batal Digelar 25 Juni Ini Gegara Faktor Cuaca, Catat Jadwal Terbarunya
Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata sebut, karena beberapa hari ini cuaca hujan, maka Batam Festival Jazz yang sedianya akan digelar 25-26 Juni diundur
Editor:
Dewi Haryati
tribunbatam.id/Hening Sekar Utami
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Musik jazz bisa dinikmati dengan cara berbeda, bukan digelar di dalam gedung tetapi di ruang terbuka.
Karena itu, Batam Jazz Festival (BJF) yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam bersama Batam Jazz Society (BJS) mengusung konsep luar ruangan.
Kegiatan kepariwisataan ini akan berlangsung di Taman Dang Anom, Batam Center pada 30-31 Juli 2022.
Atau mundur dari jadwal sebelumnya yang akan digelar 25-26 Juni 2022.
"Di luar negeri Jazz digelar outdoor (luar ruangan), dan jazz itu rohnya di ruang terbuka. Karena cuaca beberapa hari ini hujan, maka kita mempertimbangkan Batam Festival Jazz diundur," ujar Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, saat Rapat BJF bertempat di Kantor Disbudpar Kota Batam, Jumat (24/6/2022) lalu.
Rapat itu dihadiri sejumlah OPD di Kota Batam, diantaranya dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Batam, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Batam.
Lebih lanjut, BJF akan disajikan dipanggung terbuka berlantarkan pemandangan taman kota yang indah, apalagi saat sore.
Suasana yang indah bisa didapat di Taman Dang Anom, taman yang dibangun oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk masyarakat Kota Batam.
"Saya pernah merasakan suasana senja di Dang Anom sangat keren, penonton jazz duduk pakai bean bag (bantal duduk)," katanya.
Selain itu, taman ini berlokasi strategis sehingga masyarakat dari penjuru manapun bisa datang menyaksikan musik ini.
"Amenitas sudah mendukung, event musik ini (Batam Jazz Festival) harus mendunia. Sebagai ASN kita wajib melaksanakan yang terbaik untuk Kotan Batam. Karena kegiatan ini bisa meningkatkan PAD (Pendapat Asli Daerah)," katanya.
Tahun pertama digelar, BJF akan menghadirkan musisi lokal Batam, yakni Coa, Tanaka Manalu, X Soul, Chepy Soekardy Quintet, dan Malaykustik.
Di tahun-tahun selanjutnya, kegiatan ini akan menghadirkan musisi Indonesia bahkan luar negeri.
Ia berharap dengan digelarnya BJF ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Terlebih saat ini wisman sudah mulai berdatangan ke Kota Batam.
"Event paling cepat mendatangkan wisman serta dapat meningkatkan lenght of stay (lama tinggal)," ujarnya. (*/tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1009kadisbudpar-batam-ardiwinata.jpg)