Breaking News:

BATAM TERKINI

Perusahaan Australia Pilih Batam Lebarkan Bisnis, Investasi Rp 3,5 Triliun, Serap Tiga Ribu Pekerja

Perusahaan asal Australia, PT Blue Steel memilih Batam untuk melebarkan bisnisnya. Nilai investasinya mencapai Rp 3,5 triliun.

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto saat meresmikan PT Blue Steel Industries di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (24/6/2022). Perusahaan asal Australia ini menginvestasi modal hingga Rp 3,5 triliun, dengan estimasi menyerap tiga ribu tenaga kerja. 

Sejauh ini, PT Blue Steel Industries sendiri tak memiliki kendala berarti.

Mereka kini juga sedang mengurus perizinan, khususnya izin reklamasi.

Sebab lahan yang diberikan kepada mereka mayoritas merupakan laut.

Sementara luas daratan hanya 25 persen saja.

"Izin itu langsung ke BP Batam menurut PP yang baru. Karena lahan yang diberikan air, jadi kita harus mengajukan itu secara prosedur. Masalahnya, reklamasi agak tabu di Batam. Jadi kita masih menunggu itu," paparnya lagi.

Baca juga: 2 Kali Setor Uang ke Sherly, Korban Investasi Bodong Batam Tergiur Gabung Lihat Teman

Baca juga: Musala Nurul Qomar Berubah Jadi Masjid, Warga Kerja BP Batam Makin Senang Buat Salat Jumat

Ke depan, perusahaan Australia itu juga membuka peluang kerja untuk masyarakat Batam.

Total rekrutmen yang dibuka pun tak main-main, sebanyak tiga ribu orang.

"Kami utamakan masyarakat lokal. Kalau untuk tenaga ahli, kita ambil dari luar untuk transfer knowledge," kata Alhadid.

Nilai investasi PT. Blue Steel Industries sendiri sebesar Rp 2,5 triliun pada tiga tahun pertama.

Selanjutnya, perusahaan tersebut akan menginvestasikan modal sebesar satu triliun Rupiah di Batam.(TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved