Breaking News:

BATAM TERKINI

Kasus Investasi Bodong di Batam, Korban Minta Polisi Usut Harta Tersangka

Korban investasi bodong di Batam dengan tersangka Sherly Wahyuni meminta polisi mengusut hartanya, termasuk berharap uangnya kembali.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat berbincang dengan tersangka kasus penipuan modus investasi, Sherly Wahyuni dalam konferensi pers di Polresta Barelang, Kamis (9/6/2022). Korban investasi bodong berharap polisi mengusut tuntas aliran dana Sherly Wahyuni yang kini berstatus tersangka. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus arisan dan investasi bodong di Batam milik Sherly Wahyuni masih terus jadi sorotan.

Korban arisan dan investasi bodong di Batam meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas aliran dana di rekening milik Sherly yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kerugian korban arisan dan investasi bodong di Batam yang ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta Rupiah menjadi satu di antara alasannya.

Seorang korban alah satu korban, Sri berharap agar dana yang telah disetorkan bisa kembali.

Pasalnya, kata Sri, brand ambassador atau selebgram itu ikut mempromosikan bisnis milik Sherly.

Baca juga: Uang Rp 10 Miliar Milik Korban Investasi Bodong di Batam Sulit Kembali, Ini Penjelasan Pakar Hukum

Baca juga: 2 Kali Setor Uang ke Sherly, Korban Investasi Bodong Batam Tergiur Gabung Lihat Teman

"Kalau bisa, brand ambassador arisan itu juga ikut diperiksa. Tapi kelanjutannya tak tahu. Sudah di pihak polisi," ungkapnya kepada Tribun Batam.id, Kamis (30/6/2022).

Menurutnya, beredar kabar jika salah satu aset milik tersangka bakal dijual.

Informasi tersebut pun sudah beredar di kalangan korban lainnya.

"Intinya, semua yang terlibat sama dia (Sherly) ikut diperiksa," kata Devi, korban lain.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, menyebut jika kasus Sherly masih dalam pengembangan.

"Masih tahap 1," ujarnya ketika dikonfirmasi.

Pengakuan Para Korban

Dari hasil pemeriksaan, jumlah korban arisan online milik Sherly Wahyuni di Batam mencapai 400 orang dengan kerugian miliaran rupiah.

Kerugian anggota arisan nilainya bervariasi, bisa puluhan juta sampai ratusan juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved