Breaking News:

Cara Membuat Surat Resign dari Tempat Kerja yang Baik dan Benar

Pernahkah terbesit di benakmu untuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang saat ini sedang dilakoni? Entah itu karena lelah dengan tugas yang diberikan

()
Ilustrasi - Cara Membuat Surat Resign dari Tempat Kerja yang Baik dan Benar 

TRIBUNBATAM.id - Pernahkah terbesit di benakmu untuk mengundurkan diri dari pekerjaan saat ini? 

Entah itu karena lelah dengan tugas yang diberikan atau karena alasan lain, resign merupakan hal lumrah.

Namun, beberapa hal kerap menjadi penghalang untuk mengundurkan diri.

Salah satunya masih bingung dengan cara mengundurkan diri yang baik agar tidak dipandang buruk oleh perusahaan.

Jika kamu tengah mengalami hal demikian, maka artikel ini patut disimak hingga akhir.

Melansir laman Katalogue, berikut ini cara membuat surat pengunduran diri beserta alasan yang baik.

Baca juga: Inilah 10 Pekerjaan dengan Tawaran Gaji Tertinggi, Ingin Resign?

Baca juga: Perlukah Pengangguran, Karyawan Resign & Pensiunan Pemegang NPWP Lapor SPT Tahunan Pajak?

Cara Membuat Surat Pengunduran Diri

Sebelum memantapkan hati untuk mengundurkan diri, sebaiknya cek kembali surat kontrak kerja.

Perhatikan seperti apa denda yang dikenakan saat memilih resign, cara mengajukan pengunduran diri dan sebagainya.

Jika sudah yakin, maka langkah selanjutnya adalah membuat surat pengunduran diri.

Berkas ini harus dibuat secara padat, ringkas, dan tidak bertele-tele.

Layaknya dokumen resmi lain, surat pengunduran diri mesti memuat bagian kepala surat, isi dan penutup.

Pada bagian isi, cantumkan nama, nomor induk karyawan, asal departemen dan jabatan.

Selain itu, tuliskan juga alasan kenapa kamu mengundurkan diri dengan singkat dan jelas.

Ada enam alasan logis yang menjadi penyebab seseorang memutuskan resign, salah satunya jenjang karier yang tidak pasti.

Selain itu, keinginan untuk melanjutkan studi S2 atau S3 juga menjadi alasan logis bagi seseorang untuk mengundurkan diri.

Baca juga: Syarat dan Aturan Pekerja Resign atau Kena PHK Bisa Cairkan JHT (Jaminan Hari Tua) Full

Baca juga: Fenomena Resign Kerja di Amerika, Perusahaan Pontang-panting Cari Karyawan, Ini Penyebabnya

Alasan ini bahkan bisa membuat atasan mempercepat proses persetujuan resign.

Alasan lainnya ialah ingin mengubah karier.

Alasan ini biasanya diajukan oleh fresh graduate yang masih menggali passion dalam dirinya.

Alasan keempat ialah gaji yang tak sesuai dengan tugas yang diemban.

Hal ini biasanya terjadi ketika seorang pegawai diberikan segudang tugas, namun gajinya tak kunjung naik.

Alasan yang tak kalah umum, yakni merasa tidak cocok dengan lingkungan kerja.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved