Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Kinerja BPJS Kesehatan Tanjungpinang hingga Juni 2022, UHC Capai 227 Ribu Jiwa Lebih

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma sebut capaian UHC saat ini sudah 227.757 jiwa dan terdapat kenaikan peserta PBI JK sebesar 14.792 pada bulan Juni 2022

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Rahma Tika
Pelayanan di BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang, baru-baru ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Tanjungpinang mendata cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 88,93 persen.

Capaian mutu layanan merupakan hal terpenting dalam pelayanan di setiap fasilitas kesehatan (Faskes).

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan kunci terpenting dalam mewujudkan UHC adalah komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh penduduknya melalui jaminan kesehatan, termasuk Warga Negara Asing yang bekerja minimal enam bulan di Indonesia.

“Capaian UHC saat ini sudah 227.757 jiwa dan terdapat kenaikan peserta PBI JK sebesar 14.792 pada bulan Juni," ucap Rahma, Selasa (5/7/2022).

Rahma meminta agar capaian ini dipertahankan dengan baik, namun tetap menjaga mutu pelayanan di setiap faskes.

Di samping itu, mutu pelayanan kesehatan juga harus dipastikan berkualitas, dapat diakses, dan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Sistem antrean elektronik, display ketersediaan tempat tidur dan display tindakan operasi merupakan bentuk transparasi data kepada peserta JKN.

Rahma berharap jika ada kendala yang terjadi di lapangan harus segera dilaporkan dan diselesaikan dengan segera.

Baca juga: Jadwal MTQ Kepri 2022 di Anambas, Tanjungpinang Utus 55 Wakilnya Bertanding

Baca juga: PPDB Online Menyulitkan, Puluhan Orangtua Siswa Datangi Gedung Disdik Tanjungpinang

"Harus segera dilaporkan dan diselesaikan agar tidak ada lagi pengguna JKN yang mengeluh atas faskes yang mereka rasakan,” kata Rahma.

Ia menambahkan, tidak jarang masih ada masyarakat yang belum paham digitalisasi dalam program JKN.

Kepala BPJS Tanjungpinang Fauzi Lukman Nurdiansyah mengatakan, selain dukungan pemerintah melalui regulasi yang mewajibkan seluruh penduduk terdaftar ke dalam Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan juga proaktif mengadvokasi penduduk dari berbagai segmen untuk menjadi peserta JKN-KIS.

"Sinergi antar lembaga juga diperkuat untuk menegakkan kepatuhan, terutama dari sektor formal,” ujar Fauzi.

Tantangan yang dihadapi saat ini yakni bagaimana asuransi kesehatan sosial dapat mencakup semua penduduk, dapat memastikan akses penduduk ke asuransi kesehatan sosial, dan juga memberikan jaminan pelayanan yang berkualitas khususnya di Kota Tanjungpinang. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved