Breaking News:

BATAM TERKINI

Zohir Korban Selamat Kapal PMI Tenggelam di Batam Ungkap Alasan Nekat Jadi PMI Ilegal

Zohir korban selamat insiden kapal PMI tenggelam di Batam, Kamis (16/6) sebut alasannya nekat jadi PMI ilegal demi kumpulkan uang untuk modal nikah

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing
Muhammad Zohir Abas, PMI korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Putri, Nongsa Batam yang berhasil selamat. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Muhammad Zohir Abas (21), korban kapal terbalik dalam insiden kapal PMI tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Kepri beberapa waktu lalu, mengungkap alasannya nekat menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.

Ia mengaku nekat menjadi PMI ilegal lantaran terdorong kebutuhan untuk mengumpulkan modal buat biaya pernikahannya.

Zohir meyakini, lewat ia bekerja sebagai PMI di Malaysia, maka dirinya dapat menabung uang untuk dapat ‘menghalalkan’ sang kekasih.

“Niat awal saya memang itu. Nanti kerja beberapa tahun di Malaysia uangnya saya tabung buat modal nikah,” ujar Zohir belum lama ini.

Namun harapan Zohir tak seindah kenyataan. Niat yang semula memburu Ringgit Malaysia itu berubah jadi musibah.

Untung saja, Zohir berhasil selamat dalam insiden tenggelamnya kapal pengangkut 30 PMI di perairan Pulau Putri Nongsa Batam, Kamis (16/6/2022) lalu.

Baca juga: KESAKSIAN Abas, Korban Selamat saat Kapal PMI Terbalik, Semua Gelap dan Penuh Jeritan Histeris

“Tak ada niat lain. Saya hanya ingin mengumpulkan uang buat modal nikah. Saya sudah janji sama pacar akan menikahinya,” ujar Zohir.

Hanya itu pula yang menjadi harapan Zohir hingga nekat menjadi PMI ilegal.

Kabar buruk tenggelamnya kapal yang ditumpangi Zohir di perairan Pulau Putri Nongsa pun sudah diketahui sang pacar.

“Pacar sudah tahu. Dia bersyukur saya masih selamat. Alhamdulillahlah. Mungkin bukan ini caranya saya mengumpulkan duit buat modal nikah,” kata Zohir.

Zohir mengaku perjuangannya dapat selamat dalam insiden kapal tenggelam bersama 30 PMI lainnya tak dapat dibayangkan.

“Malam saat kejadian itu, tak tau lagi menggambarkan suasananya. Semua sudah berpasrah. Apalagi saat detik-detik kapal kami terbalik,” ujar Zohir saat ditemui Tribun di Selter BP2MI Kepri belum lama ini.

PMI korban selamat insiden kapal tenggelam di perairan Batam, Kamis (16/6/2022) lalu
PMI korban selamat insiden kapal tenggelam di perairan Batam, Kamis (16/6/2022) lalu (tribunbatam.id/istimewa)


Zohir mengaku masih trauma atas kejadian yang dialaminya itu.

“Masih terbayang-bayang kejadian itu. Tak akan terlupakan seumur hidup, saya bisa selamat dari kematian,” ujar Zohir penuh rasa bersyukur.

Sementara itu, pelaku pengiriman 30 PMI ilegal dari Batam ke Malaysia itu, saat ini sudah ditangkap Polresta Barelang.

Ada empat pelaku diamankan dari Lombok.

Empat tersangka telah dihadirkan dalam ungkap kasus di Mapolresta Barelang, Kamis (14/7/2022) siang. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved