APLIKASI
Awas Tertipu, Begini Cara Mengetahui Toko Online Asli atau Palsu di Instagram
Maraknya tren belanja online membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memilih toko tempat berbelanja online atau online shop. Pasalnya, tidak
TRIBUNBATAM.id - Maraknya tren belanja online membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memilih toko tempat berbelanja online atau online shop.
Pasalnya, tidak sedikit ditemukan akun-akun palsu yang beredar di media sosial, salah satunya Instagram.
Dikutip dari laman Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika @Kemenkominfo, dikatakan bahwa akun palsu ini biasanya akan menawarkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan toko serupa untuk menggaet calon pembeli.
Namun jangan khawatir, Kemenkominfo membagikan sejumlah cara untuk mengidentifikasi apakah akun online shop tersebut asli atau palsu.
Berikut cara mengengetahui akun online shop di Instagram asli atau palsu:
- Cek kolom komentar
Jika kolom komentarnya dinonaktifkan, patut dicurigai ada yang ditutup-tutupi oleh si penjual.
Baca juga: Cara Mengetahui Nilai Pajak Masuk Impor ketika Belanja Online dari Luar Negeri
Baca juga: Jangan Tertipu Barang KW, Begini Cara Mendetaksi Barang Asli atau Palsu saat Belanja Online
- Cek informasi akun
Caranya, kunjungi profil akun, klik titik tiga di kanan atas.
Kemudian, klik tentang akun atau about this account.
Selanjutnya, pilih nama sebelumnya atau former username.
Jika akun tersebut sering berganti nama, maka wajib kamu curigai.
- Harga yang terlalu murah
Jangan langsung tergiur harga murah yang nggak masuk akal.
Bisa jadi, barang yang dijual tersebut gaib atau hanya tipu-tipu.
Baca juga: 4 Cara Cek dan Laporkan Rekening Penipu secara Online Tanpa Perlu ke OJK
Baca juga: Cara Melacak dan Menemukan Lokasi ATM BCA Setor Tunai Melalui HP
- Cek followers
Ingat! jumlah followers yang banyak bukan jaminan sebuah online shop bagus.
Apalagi kalau ternyata pengikutnya banyak akun yang palsu.
"Kalau ketemu sama akun online shop abal-abal, #sobatkom bisa menggunakan fitur Report di Instagram biar nggak banyak korban," tulis Kemenkominfo.
(TRIBUNBATAM.id/LIA SISVITA DINATRI)