Breaking News:

PENEMBAKAN DI RUMAH KADIV PROPAM

Komentar Napoleon Bonaparte soal Kasus Baku Tembak di Rumah Ferdy Sambo: Mari Jujur

Irjen Napoleon Bonaparte mengomentari insiden baku tembak yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Editor: Anne Maria
Dok. Istimewa
Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memasang garis polisi saat melakukan olah TKP di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo soal kasus baku tembak ajudan, Selasa (12/7/2022). 

TRIBUNBATAM.id- Kasus baku tembak di di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo masih menjadi sorotan.

Banyak pihak yang ikut memberikan perhatian hingga komentar akan kasus tersebut.

Satu di antaranya seperti Irjen Napoleon Bonaparte yang ikut mengomentari insiden yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tersebut.

Terdakwa kasus penganiaya Youtuber Muhammad Kece tersebut mengatakan publik telah mengetahui kejanggalan yang terjadi dalam peristiwa tersebut.

Ia menyebut segala upaya yang ditutup-tutupi pasti akan terbuka dan menjadi terang benderang.

"Mari kita kembali jujur, katakan apa adanya. Kenapa? Karena tidak ada yang bisa ditutup-tutupi dengan baik. Pasti akan terbuka," kata Napoleon usai menjalani sidang di Pengadilan Negri Jakarta Selatan, Kamis (14/7/2022).

Baca juga: Sosok Bharada E Pengawal Ferdy Sambo Tembak Mati Brigadir J, Penembak Nomor Satu Resimen Pelopor

Baca juga: Polisi Gelar Olah TKP Penembakan Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Napoleon menyebut perkara yang melibatkan sesama anggota polisi itu mudah disimpulkan.

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu berseloroh jika kasus ini hanya membutuhkan penanganan dari penyidik biasa.

"Itu perkara yang mudah kok untuk disimpulkan. Penyidik biasa saja bisa menyimpulkan, enggak perlu lah TGPF (tim gabungan pencari fakta)," kata Napoleon.

Ia menambahkan, dalam kasus ini pihak-pihak terkait dalam kasus itu pasti mempertaruhkan integritas.

Napoleon mewanti-wanti jika penanganan perkara ini terkesan ditutupi maka akab berdampak pada pihak yang terlibat di dalamnya.

"Kalau terbukti apa yang dikatakannya itu membabi-buta membela sesuatu yang ditutu-tutupi atau sebagainya, suatu saat akan kembali kepada Anda," katanya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk menangani kasus baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Kita ingin semuanya ini bisa tertangani dengan baik. Oleh karena itu, saya telah membentuk tim khusus yang dipimpin Pak Wakapolri, Pak Irwasum, Pak Kabareskrim, juga ada As SDM," kata Listyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved