Breaking News:

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemerintah Buat Skrining Kesehatan Berlapis Kepulangan Jemaah Haji

Pemerintah telah menyiapkan sistem skrining kesehatan berlapis sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Editor: Anne Maria
Ist
Suasana jemaah haji Bintan saat mengikuti salah satu rangkaian ibadah haji di tanah suci. Pemerintah telah menyiapkan sistem skrining kesehatan berlapis sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat kepulangan Jemaah Haji. 

TRIBUNBATAM.id- Pemerintah telah membuat antisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Satu di antaranya dengan menyiapkan skrining kesehatan berlapis untuk kepulangan Jemaah Haji.

Diketahui jika kepulangan Jemaah Haji dari Arab Saudi ke Indonesia telah dimulai hingga pertengahan Agustus 2022.

Pemerintah telah menyiapkan sistem skrining kesehatan berlapis sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: 5.289 Orang Jemaah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam Segera Pulang ke Tanah Air

Baca juga: 11 Calon Jemaah Haji Embarkasi Batam Gagal Berangkat Tahun Ini

“Skrining yang dimaksud adalah pengecekan suhu tubuh melalui thermal scanner dan thermal gun, pengecekan tanda dan gejala serta melakukan observasi terhadap jemaah di Asrama Haji Debarkasi,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro, dalam keterangan pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (15/7/2022).

Lebih lanjut, Reisa menjelaskan apabila ditemukan jemaah dengan gejala demam atau menunjukkan potensi penyakit menular, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tes Antigen.

“Jika hasilnya positif, akan dirujuk ke fasilitas isolasi terpusat untuk kasus tanpa gejala atau gejala ringan. Sementara yang bergejala sedang atau berat akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19,” kata Reisa.

Di sisi lain, bagi jemaah yang dinyatakan sehat saat kedatangan dan observasi, maka dapat kembali ke rumah dengan imbauan untuk terus memantau kondisi kesehatannya selama 14 hari.

Lebih lanjut, Reisa menuturkan bahwa langkah antisipasi lain yang dilakukan yakni Kementerian Kesehatan telah menginstruksikan seluruh rumah sakit untuk menyiapkan 10 hingga 30 persen kapasitas tempat tidur.

“Lalu juga menyiapkan sejumlah tempat isolasi mandiri terpusat, begitu pun penyiapan alkes (alat kesehatan), SDM, obat-obatan, dan APD,” jelas Reisa.

Untuk diketahui, masa kepulangan jemaah haji ke Tanah Air akan berlangsung dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada tanggal 15 hingga 30 Juli 2022 dan gelombang kedua pada tanggal 30 Juli sampai dengan 13 Agustus 2022.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Antisipasi Covid-19, Pemerintah Siapkan Skrining Kesehatan Berlapis dalam Kepulangan Jemaah Haji

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved