Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Bupati Anambas Dukung Vaksin Booster Covid-19 Jadi Syarat Pelaku Perjalanan

Bupati Anambas meminta warga untuk segera mengikuti vaksin booster covid-19 setelah pemerintah menjadikannya sebagai syarat pelaku perjalanan.

TribunBatam.id/Novenri Halomoan Simanjuntak
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mendukung vaksin booster covid-19 sebagai syarat pelaku perjalanan untuk mencegah lonjakan kasus virus corona. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan provinsi untuk menerapkan vaksin ketiga (booster) sebagai syarat Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Dukungan Pemkab Anambas terkait vaksin booster covid-19 itu disampaikan Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris kepada sejumlah awak media di Gedung DPRD Anambas, Senin (18/7/2022).

Bupati Anambas Abdul Haris mengaku telah mengetahui dan menerima Surat Edaran Gubernur Kepri Nomor: 698/SET-STCI19/VII/2022 per tanggal 15 Juli 2022 itu.

"Tentu kami dari pemerintah daerah mendukung. Karena ini kan untuk kesehatan masyarakat apalagi booster itu kan untuk menjaga keamanan dan kekebalan tubuh mulai dari anak-anak, dewasa hingga lansia," ujar Abdul Haris.

Baca juga: Bupati Anambas Paparkan Ranperda LPP APBD 2021 di Rapat Paripurna DPRD

Meski pengendalian dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Anambas terbilang baik dengan tidak adanya lagi angka kasus Covid-19. Namun, Haris tetap mendorong masyarakat untuk tetap mengikuti vaksin ketiga.

Bahkan dirinya, terus meminta dan mengingatkan masyarakatnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama berkegiatan atau beraktivitas di ruang publik.

"Kami dari pemerintah bersama satgas Covid-19, tentunya akan terus mendorong pelaksanaan vaksin booster baik dari pemerintah maupun pihak-pihak lainnya," ucapnya.

Pentingnya vaksin booster sebagai syarat perjalanan menurut Haris, untuk menangkal penyebaran virus Covid-19 dari pelaku perjalanan di ruang publik baik laut darat dan udara yang keluar-masuk daerah.

"Hari ini kan, kita tidak tahu virus itu berkeliaran dimana-mana. Sifatnya virus tuh kan orang awam tidak bisa melihat, mungkin hanya ahli kesehatan yang tahu. Tapi pemerintah akan terus berupaya untuk menjaga rakyatnya melalui vaksinasi ketiga dan mungkin saja ada vaksinasi keempat nanti apabila virus ini dianggap lebih ganas lagi," jelas Abdul Haris.

Baca juga: Lecehkan Enam Anak Laki-laki, Seorang Buruh di Anambas Diamankan Polisi

Haris menegaskan, pihaknya akan mengikuti arahan surat edaran tersebut jika memang demi keselamatan masyarakat di wilayah pemerintahannya.

"Ya kita tentu mengikuti sepanjang itu demi keselamatan tapi kalau sebaliknya merugikan dan menjadi pertentangan masyarakat mungkin kita buat kebijakan lain," ujarnya.(TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Anambas TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved