Breaking News:

BERITA KRIMINAL

BNNP Kepulauan Riau Ungkap Fakta Miris Penyelundupan Narkoba di Kepri

Kabid Pemberantasan BNNP Kepulauan Riau (Kepri) mengungkap fakta miris penyelundupan narkoba di Kepri. Satu di antaranya keterlibatan oknum nelayan.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Kombes Pol Heru Yulianto mengungkap fakta mengejutkan terkait penyelundupan narkoba di Kepulauan Riau, khususnya Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengungkap fakta mengejutkan terkait kasus narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kepri, Kombes Pol Heru Yulianto mengungkap jika Batam sebagai satu daerah di Kepri yang menjadi transit saja terkait penyelundupan narkoba.

Yang membuat miris, banyak warga Kepri yang menurutnya hanya bertugas sebagai kurir untuk mengantarkan narkoba.

Beberapa warga yang diamankan pihaknya pun, kata Heru hanya nelayan biasa.

Dengan diiming-imingi akan mendapat imbalan, para nelayan lokal pun banyak yang tergiur.

Baca juga: Warga Batam Terlibat Mafia Internasional Ditangkap BNNP Kepri, Simpan 2,8 Kg Sabu

“Beberapa waktu lalu, ada nelayan kita. Nelayan setempat jadi kurir sabu-sabu. Disuruh menjemput ke tengah laut. Untung saat itu berhasil kota deteksi dan gagalkan,” ungkap Heru, Selasa (19/7/2022).

Heru menyebutkan modus operandi para mafia penyelundup narkotika pun masih menggunakan cara lama.

Yakni barang bukti sabu-sabu dibungkus teh cina Merk Guanyinwang lalu menyewa jasa kurir.

“Tentu ini jadi perhatian kita bersama. Masyarakat jangan mudah tergiur tawaran jadi kurir narkoba. Apalagi sudah tau barang yang akan dijemput dan dibawanya adalah narkotika,” kata Heru.

Kasus narkotika di Kepri meningkat, tak hanya jumlah warga yang menjalani rehabilitasi.

Namun juga jumlah kurir hingga pengedar pun meningkat.

Tak tanggung-tanggung, setiap bulan tim berantas BNNP Kepri berhasil menggagalkan pengiriman barang bukti narkotika jaringan internasional lewat perairan Batam.

Baca juga: SEDANG Melaut, 3 Nelayan Lingga Ditangkap Tim Berantas BNNP Kepri di Atas Pompong

Hingga Juli 2022, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mencatat telah menangani sebanyak 43 berkas perkara kasus narkotika.

“Kalau dibanding tahun lalu, jumlahnya meningkat. Sampai Juli ini sudah ada 43 berkas perkara yang kita tangani,” ujar Kabid Pemberantasan BNNP Kepri, Kombes Pol Heru Yulianto, Selasa (19/7).

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved