Breaking News
Minggu, 19 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Sejumlah UMKM Tanjungpinang Diajari Cara Mengolah Ikan Agar Bernilai Jual Tinggi

Sejumlah pemilik UMKM di Tanjungpinang diajari cara mengolah hasil laut termasuk ikan agar bisa bernilai ekonomis tinggi.

Diskominfo Tanjungpinang
Pelaku usaha di bidang perikanan yang mengolah ikan menjadi suatu produk makanan saat dibekali ilmu pengolahan ikan secara baik. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepulauan Riau tak terkecuali di Kota Tanjungpinang juga terkenal dengan penghasil ikan laut segar.

Berbagai macam ikan laut bisa kita jumpai di salah satu pasar Baru Tanjungpinang yang khusus menjual aneka ikan laut.

Ada ikan tongkol, kakap merah, ikan karang, ikan tamban, bilis, hingga cumi/sotong, dan juga udang.

Sangat mudah menjumpai ikan segar di Kota Tanjungpinang, selain masih segar harga ikan pun cukup terjangkau di pasaran.

Tidak hanya untuk dijual saja, ternyata ikan laut ini juga bisa loh diolah menjadi makanan yang bisa dijadikan oleh - oleh khas Kepri.

Misalnya saja, otak - otak yang berbahan dasar ikan dan sotong, kemudian kerupuk atom yang dibuat dari ikan tongkol, luti gendang dengan isian ikan suwir, dan masih banyak lagi makanan yang diolah menggunakan ikan laut ini.

Melihat adanya peluang dalam pengolahan ikan menjadi makanan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan kota Tanjungpinang pun langsung membina mutu dan keamanan hasil perikanan bagi usaha mikro dan kecil.

Tentu selain bisa membuat olahan ikan, pelaku usaha ini juga harus dibekali bagaimana cara agar ikan bisa diolah secara baik dan layak, hingga produk dipasarkan.

Baca juga: JADWAL Kenduri Seni Melayu di Harbour Bay Batam, Dimulai 21 Juli 2022 

Untuk itu, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan kota Tanjungpinang pun mengambil 20 pelaku usaha di bidang perikanan yang akan dibimbing selama dua hari.

“Ada usahanya buat bakso, kerupuk, pempek, otak - otak, dan juga abon ikan, inilah yang akan kita bina agar mereka bisa mengolah ikan yang bagus itu seperti apa,” ujar Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan, Yoni Fadri, Kamis (21/7/2022).

Tak tanggung - tanggung pelaku usaha yang dipilih ini ternyata merupakan peserta hasil seleksi berdasarkan skala usaha, umur, dan kesiapan untuk mengikuti kegiatan.

“Pembinaan ini tentang penerapan cara pengolahan ikan yang baik, peningkatan kapasitas usaha, trik pengemasan dan tampilan produk, dan teknik pemasaran sistem online dan ofline,” kata Yofi.

Sementara itu, agar usaha perikanan di Kota Tanjungpinang semakin berkembang tentu harus mendapat dukungan dari Pemerintah. Ternyata Wali Kota Tanjungpinang, Rahma sangat mendukung sekali masyarakat sebagai pelaku usaha bisa mendapat pembinaan.

“Bukan cuma di usaha perikanan saja, saya ingin setiap pelaku UKM di bidang apapun bisa diberikan pembinaan dan pelatihan, karena ini sangat penting sekali, agar produk yang dihasilkan dapat berkembang dan dapat bersaing, kemudian bisa memenuhi pemasaran yang lebih luas,” harap Rahma.

Selain itu, Rahma juga menyampaikan agar peserta dapat memanfaatkan pembinaan ini dengan baik dan segera menerapkan dalam melakukan usaha yang dijalani. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

 

 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved