Jumat, 10 April 2026

BATAM TERKINI

Kenduri Seni Melayu Batam Hadirkan Sanggar Seni Riau dan Sumut Selain Kepri

Kenduri Seni Melayu (KSM) Batam 2022 juga menampilkan penampilan sanggar seni asal Riau dan Sumatra Utara selain dari Kepulauan Riau (Kepri).

TribunBatam.id/Disbudpar Batam
Kenduri Seni Melayu (KSM) yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menampilkan pertunjukan musik, tari, dan puisi pada malam kedua, Jumat (22/7/2022). Tidak hanya Kepri, sanggar seni asal Provinsi Riau dan Sumatra Utara (Sumut) ikut memeriahkan festival ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kenduri Seni Melayu (KSM) yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam menampilkan pertunjukan musik, tari, dan puisi pada malam kedua, Jumat (22/7/2022).

Penampilan saat Kenduri Seni Melayu (KSM) Batam itu berasal dari sejumlah sanggar seni.

Selain sanggar seni asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terdapat sanggar seni asal Provinsi Riau dan Sumatra Utara yang ikut serta dalam Kenduri Seni Melayu (KSM ) 2022 itu.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan sanggar yang menampilkan tari yakni Sanggar Kledang dari Kota Tanjung Pinang.

Kemudian Etnik Culture dari Kota Medan, Sri Batam dari Kota Batam, Angsana Dance dari Kabupaten Karimun.

Baca juga: JADWAL Kenduri Seni Melayu di Harbour Bay Batam, Dimulai 21 Juli 2022 

Sanggar Seni Selase dari Kabupaten Lingga, Desasol, dari Kota Batam, Sanggam dari Tanjung Pinang.

Himmari Uvers dari Kota Batam, dan Sirih Junjung dari Kabupaten Bintan. Kemudian untuk musik dari sanggar Djangat dan Sri Melayu dari Kota Pekan Baru.

"Samson Rambah Pasir membawakan puisi," katanya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Sabtu (23/7/2022).

KSM merupakan kegiatan kebudayaan yang terus dilaksanakan setiap tahunnya. KSM ini dalam rangka memajukan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).

Didalamnya terkandung 10 unsur yakni tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

"Kami terus mengenalkan seni dan budaya," katanya.

Baca juga: Tahun Ini, Kenduri Seni Melayu (KSM) Diramaikan Bazaar Malay Night Fest

KSM juga dimeriahkan dengan pertunjukan gasing, dan Joget Dangkong dari Sanggar Pantai Basri Pulau Panjang Batam.

Gerakan kaki dari joget dangkong ini mengambarkan rasa bersuka ria.

Joget dangkong diawali dengan menendangkan lagu Dondang Sayang, penarinya membentuk lingkaran artinya perkenalan.

Alat musik yang mengiringinya yakni satu buah gendang tambur, biola, akordion dan penyanyi.

"Joget dangkong biasanya ditampilkan di acara kebesaran seperti perkawinan, acara 17 Agustus," kata, Muhammad Zen, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Batam.(TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved